Jumat, 28 Desember 2012

harus terpisah?

aku merasa lega akan keputusan yang aku buat.

yes, this is the and of road for us. sedih memang, tapi aku rasa ini yang terbaik. persepsi mu dan persepsi ku sangat berbeda dan ini yang menjadi penghalang terbesarnya. banyak yang berkata kalau kita bisa melewatinya ini akan sangat menyenangkan. tapi, aku rasa tidak sesulit apa yang kita rasakan sekarang. kamu dan aku berbeda harapan. mungkin karena jarak yang memisahkan.

apa yang kamu rasa sakit, itu melegakan buat ku jika diucapkan. apa yang menurut mu baik, belum tentu baik untu ku. kita bertolak belakang. memang itu bukan suatu alasan, tapi dengan jarak yang jauh aku rasa aku belum siap. ini sulit untuk ku.

akhir kata, aku ingin ucapkan terimakasih buat semua yang telah kamu berikan kepada ku. pelajaran, kebahagiaan, tawa, canda, sedih, kecewa, sebal dan semua rasa. sungguh aku banyak belajar bersama mu. aku berharap yang terbaik untuk mu. berharap bahwa kamu akan mendapat seseorang yang lebih baik dari ku.

aku tidak ingin kembali, um mungkin ego ku yang berbicara saat ini. lebih tepatnya, aku tidak tahu bagaimana kita ke depannnya, tapi sejujurnya aku ingin berpisah dan hanya ingin menganggap mu sebagai sahabat. aku tahu pada akhirnya hubungan kita akan tidak baik, terbukti sudah setelah kamu mengunfollow akun twitter ku dan mengunfrien akun facebook ku. aku hanya tersenyum pedih memandangi layar laptop ku. mencoba memahami bahwa itu adalah proses yang harus kamu lewati untuk berpisah dengan ku. aku memahaminya, sungguh.

sekarang, waktunya aku untuk maju ke depan begitu juga dengan mu. aku punya banyak tugas dalam hidup ku. aku mencoba untuk menemukan kedamaian dalam diri ku, kedamaian yang menjadi kerinduan ku dan itu aku dapatkan ketika aku bertemu dengana adik-adik sekolah minggu ku. aku akan mengikuti apa yang papa katakan bahwa aku harus sukses terlebih dahulu, dewasa dalam kognitif dan tindakan, dan tahun mau dimana masa depan ku dibawa. dengan sendirinya lelaki banyak yang mengejar mu.

terimakasih sekali lagi, aku akan merindukan saat bersama mu. doa ku akan selalu sama, semoga kita tetap bisa berteman.



aku yang akan menjadi bagian masa lalu mu.

Selasa, 25 Desember 2012

untuk kamu, yang disana

halo, selamat natal ya buat kamu.. teman ku
damai sejahtera melingkupi mu senantiasa

aku hanya ingin mengeluarkan beberapa 'unek-unek' atau perasaan ku kepada mu.
awal aku melihat mu disalah satu jejaring sosial, aku tersenyum kecil. ya aku punya teman di semarang nanti. semester 1, aku tidak terlalu dekat dengan mu. um dekat? sama sekali tidak bahkan, karena kita berbeda kelas dan yang ku tau kau sangat pendiam. ya itu setidaknya yang ku tau sedikit tentang mu.
semester 2, kita menjadi semakin dekat. bertiga dan orang-orang memiliki julukan tersendiri untuk kita. remember? sedikit demi sedikit aku tahu tentang karakter mu, walaupun ada yang tidak aku suka namun aku tetap mengasihi mu karena kamu adalah teman ku, ya teman seiman ku. well, menyenangkan sekali ketika kita menjadi satu atap. kita suka berbagi, bercerita, dan berdebat. awalnya aku menikmati masa-masa itu, namun hm entah, aku merasa terjadi kekosongan dalam diri ku ketika berbicara dengan kalian. entahlah, aku pikir ini hanya perasaan ku.

kita naik semester 3 dan ada beberapa kelas yang mengharuskan kita bersama. awalnya aku pikir aku dapat berbagi pelajaran dengan mu. namun ternyata tidak seperti itu, kamu malah lebih tertarik dengan obrolan 'kosong' ketimbang belajar bersama. ya, mungkin memang harapan mu dan harapan ku berbeda satu sama lain. aku mencoba memahami.
kamu pernah ingat? aku menawarkan mu menjadi guru sekolah minggu bersama ku? aku menawarkan kau untuk hadir ke dalam gedung sekolah minggu. sebelumnya aku selalu bertanya kepada mu, apa kah kamu sudah yakin akan keputusan mu? dan kamu dengan mantap mengatakan ya. aku menunggu mu, aku memberitakan kepada kakak-kakak sekolah minggu bahwa ada satu teman ku yang ingin bergabung dengan gembira dan sangat antusias aku menceritakan kepada mereka. mereka mengangguk. aku menunggu tapi kamu tidak datang, dan mereka mempertanyakan. ada sedikit rasa kecewa dalam diri ku, ah mungkin tidak siap. pikir ku, aku menanyakan pada mu ketika kita bertemu dan alasan mu, karena kamu tidak punya teman disana dan tidak tahu harus kemana? aku terperangah, ya mungkin dia belum mengerti. aku kembali mengatakan untuk kau hadir kembali dan membuka jalan. tapi hal yang sama terjadi pada minggu berikutnya.
sesudah kamu pulang dari rumah mu, entah ada angin apa kamu merasa sangat mantap untuk menjadi guru sekolah minggu. ada sedikit rasa pesimis dihati ku. aku mendengarkan alasan mu, kamu terpacu ketika adikmu sudah menjadi guru sekolah minggu juga. lagi-lagi aku ingin mengatakan, cobalah untuk mengoreksi hati mu kawan dan kesiapan hati mu lagi. aku tidak menganggap diri ku layak dan benar, tapi yasudahlah. aku mengokekan dan mengajak mu kepada kak yuli.

lalu tiba saatnya kita ada dalam satu kepanitiaan. ini adalah awal dimana kita harus seperti ini, kesalah pahaman, ketidak terbukaan dalam kepanitiaan yang menjadi alasannya. entah aku memang tidak baik menjadi pemimpin atau kamu yang sangat egois ingin dimengerti oleh semua orang. ada banyak umpatan yang dilayangkan pada mu, kamu tau? siapa orang pertama yang mendengar umpatan yang dilayangkan orang lain pada mu? itu aku. kamu tau? bagaimana rasanya bila pekerjaan mu harus dikerjakan orang lain yang sama tidak mengertinya dengan mu. aku tahu, mungkin kamu akan berpikir tidak usah percaya kepada orang yang menganggap oranglain sama dengan mu. tapi, ayolah cobalah menilai dan berpikir dari sisi atau kepala orang lain kawan. jangalah merasa dirimu terjembab sendirian dan merasa paling terpuruk. kamu tau apa yang membuat ku sakit? ketika mereka semua menceritakan umpatan mereka kepada mu. disaat aku ingin sekali melihat diri mu dari sisi yang teramat positif ditengah umpatan orang lain kepada mu, namun sulit. sangat sulit. mereka menjelekkan mu di depan ku. kamu bisa jelaskan kepada ku, bagaimana cara untuk memikirkan hal yang positif tentang mu?

ah ya, aku lupa menceritakan bahwa aku tercengang luar biasa ketika aku mengetik sebuah keyword di google. ketika itu aku lupa alamat blog ku, ketika aku mengetiknya. ada namamu. aku kaget, dengan rasa was-was dan berharap itu bukan mu aku membukanya. JRENG! itu kamu, iya itu kamu. dengan alamat blog yang sama dan dengan 'tipe' postingan yang sama. aku diam. kenapa?
setelahnya, kamu menunjukkan ada banyak perubahan pada dirimu yang mulai ingin terlihat berbeda dari diri mu. orang kebanyakan menyebutnya 'mulai gaul' aku tidak mengerti tujuannya apa. ya, kalau behavioristik mengatakan orang akan berubah seiring dengan bagaimana lingkungan membentuk mereka.

kamu ingat moment dimana aku meminta maaf kepada mu dan berbicara pada mu di kamar? kamu mau tau bagaimana rasanya? hm mungkin supaya kamu bisa melihat dari sisi orang lain ya.. aku akan beritahukan. rasanya teramat sakit, aku meminta maaf dan kamu hanya tidur seolah tidak menganggap aku, kamu tidak menatap ku dan kamu asyik dengan handphone mu. kamu tau? rasanya hati ku ingin sekali berteriak, Tuhan apa ini proses yang harus aku lewati? kamu mau tau lagi, kenapa aku menguatkan diri ku untuk meminta maaf kepada mu? itu semua aku lakukan untuk adik-adik ku sekolah minggu. yang aku rasakan adalah rasa sakit ketika mengajar di dalam ruangan, ya kita seruangan dan kita tidak saling bertegur sapa dan kita saling membuang muka. sakit rasanya. aku berhadapan dengan malaikat-malaikat kecil ku dan aku memberitakan tentang kasih pada mereka, namun tidak ada kedamaian di hati ku. aku belajar memaafkan mu.

aku tahu, kamu dan aku berbeda. ya, kita punya banyak perbedaan. aku tidak ingin menganggap dirimu sama dengan ku, karena aku pun tidak ingin disamakan dengan orang lain. tapi kita punya sistem dalam hidup, kita punya semacam keteraturan yang memang harus dijalankan oleh semua orang. tolonglah untuk membedakan dan mau sedikit melembutkan hati mu. aku tidak ingin berpikir bahwa kau tidak pantas dalam melakukan suatu hal, namun bantulah aku untuk sedikit memberikan tempat positif untuk mu dihati dan pikiran ku. karena sejujurnya tempat itu mulai terkikis dan aku tidak ingin ada benci diantara kita. aku juga mengirimkan ucapan natal kepada mu, ya mungkin itu tidak masuk ke dalam handphone atau mention mu. namun aku menunggu jawaban dari mu. namun itu tidak aku dapatkan.

sekarang, aku tidak mengerti siapa yang keras? apa aku yang terlalu mengasihi mu? apa aku yang terlalu berharap lebih kepada mu? hm itu memang salah satu kelemahan ku, aku mudah sekali mengasihi orang yang sudah kuanggap seperti keluarga ku, padahal aku tau rasanya disakiti orang yang terlalu kita sayangi.
mungkin banyak umpatan yang kau berikan kepada ku, mulai dari sombong, bossy, munafik, atau apalah. aku terima. tapi tolong, aku ingin kau membuka sedikit pintu hati mu untuk ku. aku ingin belajar mengampuni mu, sulit loh mengampuni, ketika orang itu masih terus menunjukkan sikap egois dan angkuhnya dihadapan kita sendiri. terlebih aku masih harus mendengar umpatan orang tentang mu. aku meminta tolong kepada mu untuk jangan mempersulit aku, tolong lembutkanlah hati mu dan mulailah berpikir dari sisi orang lain. kalau saja kau masih terus dengan prinsip mu untuk tidak percaya kepada orang lain yang menganggap dirinya sama dengan mu, aku merasa kasihan kepada mu. tapi ya memang, ketika kamu tidak berpikir dari sisi orang lain kamu tidak akan pernah merubah prinsip mu.
kita ini satu pelayanan dan satu tujuan yang mau kita layani, aku lagi-lagi tidak memaksa mu untuk berprinsip sama dengan ku tentang adik-adik sekolah minggu. namun inilah yang aku rasakan, aku tidak nyaman ketika mengajar jika wajah, cara mu melihat dan menjawab ku seperti menjawab binatang. haha entah berlebihan atau tidak namun itu yang ku rasakan. 

hm baiklah, terimakasih sudah mau membantu ku lewat sini. aku bisa sedikit lega, aku akan terus mencoba mengampuni mu. aku hanya meminta bantulah aku jika kamu berkenan kepada ku.
maafkan kesalahan ku yang sudah menyakiti mu terlalu dalam. selamat natal sekali lagi



regrads,
aku yang selalu menunggu ucapan yg hangat dari mu.

Senin, 24 Desember 2012

Selamat Natal dan Maknanya

halo :)
selamat natal buat kita semua :) Salam sejahtera ya ^^

hm hari ini, 25 Desember 2012
hari dimana seluruh umat Kristiani di dunia merayakan natal. sebelumnya, pernak pernik natal sudah menjadi incaran banyak orang. tata kota dihias sedemikian rupa dengan ragam pohon natal, lampu dan hiasan-hiasan lainnya. menyenangkan sekali memang.

aku pribadi sangat menantikan moment natal. moment yang memang sangat damai, seluruh keluarga berkumpul bersama, makan bersama, saling bercanda, saling terbuka satu sama lainnya. aku selalu merindukan moment natal dengan makanan, film-film yang ada, kehangatan yang terasa wah pokoknya semuanya lah ya

sepulang ibadah natal ini aku ngga sengaja buka video dari sahabat ku, @kheziasl. Cerita videonya gini

di Surga, Tuhan Yesus yang MEMONITOR semua aktivitas manusia di dunia yang sibuk menghias dunia dengan semua dekorasi natal. para malaikat juga sibuk mempersiapkan perayaan natal, mereka sangaaaat sibuk dengan semua pesan natal dan ucapan kepada Tuhan Yesus. sampai ada satu surat dari manusia, yang disampaikan salah satu malaikat dan surat itu intinya tentang bagaimana si manusia 'mengundang' Yesus masuk ke hatinya. Yesus terkesima, Dia pun bersiap dengan pakaian terbaik-Nya karena ingin bertemu dengan anak-anak-Nya. Dia turun ke bumi, ketika sampai di bumi Yesus datang ke sebuah festival natal. Dia sangat gembira, namun apa yang dia temukan? ketika dia bertemu dengan sepasang kekasih, Yesus tersenyum namun diabaikan dan mereka asyik jalan berdua. bertemu dengan seorang ibu yang menggendong anak-nya, si ibu membuang mukanya, namun berbeda dengan anaknya yang sangat antusias melihat Yesus. Yesus senang dengan ekspresi si anak, namun si ibu dengan rasa khawatir menjauhkan sang anak dengan Yesus. Yesus menangis. lalu, ada segerombolan anak dengan topi santa claus bernyanyi. awalnya Yesus sangat senang, namun setelah mendekat bukan lagu pujian melainkan lagu dunawi serta minuman keras di tangannya. mereka mabok. Betapa sakit hati Yesus. lalu Dia datang menuju sebuah gereja yang sedang merayakan ibadah natal, ketika Yesus tiba ada sekumpulan anak yang sedang memainkan drama natal. Yesus senang, seketika anak-anak melihat kebelakang kearah Yesus mereka tertawa dan ingin memeluk. Yesus menyambut dengan pelukan hangat, namun yang terjadi? Mereka berjalan melewati Yesus sambil bersorak dan menghampiri santa claus yang berada tepat dibelakang Yesus. mereka menginginkan hadiah. Yesus kembali termenung. Yesus pergi, betapa hancur hatinya. Yesus pergi. Lalu tampaklah seorang pengemis sambil minum-minuman keras, Yesus datang menghampiri pengemis tersebut dan memeluknya erat. si pengemis bingung namun merasa damai. tapi hatinya meraung-raung. Dia menyimpan banyak kebencian di dalam dirinya. Yesus terus memeluknya membiarkan dirinya dipukuli oleh pengemis yang masih dalam pelukannya, tempat si pengemis menyalurkan semua kebenciannya. Yesus menangis, disaat hari kelahiran-Nya, masih ada anak-Nya yang tidak merasakan kasih dan kedamaian natal. Yesus terus memeluk sampai pengemis itu merasa cukup tenang. Yesus memberikan baju 'indah' natalnya kepada pengemis itu dan mengganti bajunya dengan baju compang camping milik pengemis. Yesus pergi, Dia duduk termenung di taman. kenapa seperti ini hari kelahirannya? semua menyiapkan dengan sangat baik namun mereka tidak menyiapkan tempat di hati mereka untuk Yesus diami. tiba-tiba datanglah seorang anak, mengulurkan tangan pada Yesus dan membawa-Nya kepada rumah kumuhnya. anak itu tinggal bersama dua orang adiknya dan mereka hidup sebagai anak yatim piatu. Yesus termenung melihat mereka, lalu anak itu mengundang Yesus masuk ke rumahnya. mereka mengeluarkan kue ulangtahun untuk merayakan hari ulangtahun Yesus. Yesus masih terpesona dengan kebaikan anak itu, bahkan Yesus terpana bahwa di kalender yang mereka miliki mereka menandai tanggal 25 Desember sebagai hari ulang tahun Yesus Kristus. ya, anak itu yang memberikan surat kepada Yesus. Yesus benar-benar datang dan anak itu mengundang Yesus sampai mencari Yesus ketika Dia duduk termenung, mereka merayakan ulangtahun Yesus dalam sukacita.

sempet terkesima dan hampir mau nangis nonton video itu. ya gimana ngga coba ya? 
seketika ngerasa ketampar.
banyak ya, apalagi aktivis atau panitia natal yang sibuk dan repot siapin acara natal yang terbaik dari tahun-tahun sebelumnya. lomba buat konsep acara yang terbaik, namun hanya itu. pesta biasa dan acara! bukan mempersiapkan hati dan mengusung tema natal agar banyak yang mau membuka hati mereka untuk Tuhan Yesus. begitu juga adik-adik sekolah minggu, mereka banyak yang mengidam-idamkan baju natal, salah kaprah dari orang tua dimana anak-anaknya dipaksa untuk menghapal liturgi dan maju ke depan agar dapat difoto. setelahnya ke sekolah minggu aja jarang. huft. lalu mereka menunggu hadiah natal dari sekolah minggu.
begitu juga dengan pemudanya dalam merayakan natal, tekanan antar panitia, bagaimana konsep yang dibuat semegah dan semenarik mungkin semuanya ditolak ukur dengan tahun yang lalu. ya, begitulah. pada hari-h dandan dengan sangat cantik untuk mempertampilkan yang terbaik

hm sekarang tuh makna natal emang udah banyak yang bergeser ya, ngga tau kenapa saat aku lagi sibuk kemarin buat urus adik-adik sekolah minggu bernatal aku  ngebayangin kalo disana ada Tuhan Yesus. Dia lagi sedih karena adik-adik tidak natural ingin bernatal dan bersukacita (ya sebagai pengajar aku patut merasa gagal). bukan hanya itu aja, aku sibuk konsistori-gereja yang hanya memastikan acara natal berjalan dengan sangat baik. tapi, aku tidak memperhatikan Tuhan Yesus yang saat itu ada disana ya, disana dan murung. aku sibuk mendengar ucapan sana sini kritikan sana sini dan tidak membantu adik-adik sekolah minggu membuka hati mereka untuk kedatangan Tuhan Yesus. maaf, ya Tuhan..

mungkin seiring perkembangan kognitif, pemikirian seperti ini akan muncul. tapi bukan hanya itu, dengan siapa bergaul dan siapa teman mu akan menjadikan bagaimana kamu. seperti para behavioristik katakan. ya, ini yang sedang saya alami, beruntung saya memiliki sahabat dan orang-orang sekitar serta kognitif yang normal yang boleh memandang segala segi kehidupan tidak hanya dengan kaca mata saya. saya hanya harus melatih diri saya lebih lebih dan lebih lagi agar lebih peka dan mau sadar akan apa yang harus saya lakukan untuk ke depannya di dalam hidup saya.

mungkin, ini menjadi salah satu resolusi tahun depan saya. bahwa saya harus membuka hati untuk lebih lagi melayani adik-adik skm. memuliakan dan mengucap syukur lewat pelayanan sekolah minggu ku dan bagaimana aku melayani adik-adik, itulah cara ku untuk mengubah karakter-karakter ku. bersikap lemah lembut, tidak mudah tergoda oleh keinginan duniawi, mengutamakan kepentingan banyak orang, dan benar-benar menjadi contoh bagi adik-adik sekolah minggu. Dan yang paling utama aku harus mengesampingkan keinginan daging ku tentang teman sepelayanan ku.

baiklah, selamat natal saudara ku semua..
Damai dan Kasih Natal selalu dalam hati kita

Minggu, 23 Desember 2012

bingung pas insom

aku masih termenung menatap sebuah buku yang ada ditangan ku
"lo baca buku ini, Jul.. mungkin lo bakal ngerti maksudnya dia apa" ujar Carol sambil menyeruput mochacinonya. aku termenung menatapnya, "kapan dia kasih buku ini sama lo?" tanya ku lagi
"kemarin.."
aku menatap buku bersampul biru laut kesukaan ku sambil menghela nafas, aku menyiapkan diri ku untuk membuka buku tersebut. buku ini adalah milik mantan kekasih ku sebelum dia pergi ke luar negeri. ingin melanjutkan kuliah adalah alasan yang dia berikan kepada ku. Harry pergi ke Skotlandia karena ibunya menginginkan dia melanjutkan S2-nya dengan serius dan tidak terbayang dengan semua pekerjaannya disini. sebelum dia pergi, kami terlibat perdebatan seru dan akhirnya berpisah. aku muak dengan semua sikap protektif Harry kepada ku.
"yaa.. gue ngga nyuruh lo buat balikan sama dia sih, Jul. tapi kali aja lo mau baca.." ujar Carol lagi. "um, siapa itu gebetan lo yang baru.."
"..gebetan apa deh, Car.." ujar ku malas. anak ini ada-ada aja pengalihan topiknya.
"yaa itu yang elu gebet, siapa sih namanya? penasaran gue!!"
"ah, diem deh diem.. gue mau baca bukunya Harry dulu.." aku pergi sambil melempar bantal ku pada Carol yang mulai asik dengan laptop ku, aku menuju balkon kamar ku dan membuka tiap halaman. aku merasakan ada cinta di tiap tulisannya, kata orang menulis merupakan salah satu bagian dari katarsis. ya, mengeluarkan apa yang ada dalam alam bawah sadar kita. aku menghela nafas, sesekali tersenyum membaca tulisannya. sampai pada halaman terakhir

24 Agustus 2011
sehari sebelum Skotlandia

malam ini adalah malam terakhir aku ada di Indonesia sebelum meninggalkan rumah, mama, papa, Cheryl, kampus, pekerjaan ku, temana-teman ku, aktivitas ku, dan kamu Juliana Agustha.. Berat loh ternyata, apalagi aku pergi dengan tidak menyandang predikat apa-apa pada mu selain teman. hehe. Jul, aku sadar aku salah. aku terlalu mengekang mu dan seperti tidak memahami setiap pekerjaan, tugas, dan dunia mu disana. aku juga salah karena aku membatasi mu dan tidak ada disaat kamu benar-benar membutuhkan ku.
aku akan pergi melanjutkan masa depan ku, Jul. doakan aku ya, aku pasti akan sukses dan membuat mu bangga bahwa aku pernah jadi bagian dalam hidup mu. aku mengasihi mu, Harry.

aku tersenyum membacanya. handphone ku berbunyi, ah ada bbm dari Matthew. aku semangat membukanya

aku tunggu di bawah ya :)

ah, aku lupa bahwa aku ada janji dengannya untuk menemani dia mencari baju. aku melap air mata yang sempat mengalir.
"Car, aku mau pergi dulu ya.. Matthew jemput" ujar ku mengambil tas
"ah, iyaaa Matthew ya namanya.. emang dia lagi jam pesiar ya?" tanya Carol lagi
"um iya.. gue jalan ya, dia udah nunggu"
"oke, hati-hati yaa"
aku turun dan mendapati Matthew yang menunggu ku.
"hey, udah lama?" sapa ku, basa-basi
"ah, belum.. selow, mau jalan sekarang?" tanyanya lagi
"oh oke boleh.."
aku berangkat menuju pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan. Matthew hari ini sangat wangi, em tumben banget anak ini biasanya juga biasa aja. hehe aku sempat terkikik melihat betapa fresh-nya dia hari ini. keliatan banget ya jam pesiarnya.
"mau beli baju yang kaya apa toh, Matt?" tanya ku lagi
"um aku berubah pikiran, males cari baju buat aku.. buat kamu aja ya"
"hah? aku? aku ngga pengen beli baju loh"
"iya kan aku yang cariin.. semoga suka ya nanti, aku udah liat sih ada satu baju yang aku sukaa banget warna sama modelnya dan bayangin kamu aja yang pake. pasti cantik aja sih"
"ih, lagi ngegombal ya ini?"
"ngga kok.. hahaha"
aku tertawa, eh cariin baju buat aku. tumben banget. ada apa nih? Matthew memang sedang dekat dengan ku, aku belum tertarik untuk menjalin atau berkomitmen dengan siapapun. namun Matthew memang cukup mengisi kekosongan ku. aku memang senang padanya, namun aku tidak ingin lebih dulu untuk sekarang ini. aku masih trauma untuk berpacaran.
"em, ini bajunya. cobain deh, Jul. pasti cantik" ujar Harry
aku masih bingung, Harry tampak sangat semangat menyuruhku mencoba salah satu baju ini. aku suka dengan warnanya memang. aku masuk ke ruang ganti, dan mencoba. pas banget sama badan ku. aku keluar
"how?" tanya ku
Matthew memandangi ku, "tuhkan! pas!! mba, bungkus yang ini ya.." ujar Matthew lagi kepada pelayan toko
"tumben banget sih, Matt. what's going on?"
"emang salah? ngga apa kan? hehe" Matthew tertawa renyah. "langsung dipake aja ya"
"hah?"
"ayolaaah.."

sebelum natal

halo, selamat dini hari

saat aku tulis ini, aku sedang memikirkan tentang malam natal. ya, hari ini adalah malam natal. setelah sebelumnya aku berada di dalam perjalanan panjang menuju Padang dengan kedua orangtua dan dua orang adikku, akhirnya aku tiba di Padang. 

hari itu adalah hari minggu, aku dan keluarga ku belum beribadah dan kebetulan ada natal PGI hari ini. baiklah, kami beribadah saat natal PGI. ketika pendeta sedang menyampaikan khotbah natalnya, dia menyampaikan sebuah kalimat..
biarpun kamu diremehkan, dibenci, dihina, bahkan dipersulit oleh oranglain, percayalah bahwa Dia datang ke dalam dunia karena Dia mengasihi mu. jadi, kasih apa yang lebih besar dibanding kasih-Nya
yap, sempet bengong sih setelah denger kalimat itu. kenapa? ini udah mau akhir tahun dan inget-inget lagi masalah yang boleh aku alami sepanjang tahun 2012 dan yang paling nyakitin ya memang dua masalah belakangan akhir tahun ini. masalah pertemanan dan orangtua. ya, puji Tuhan kalau orangtua ku sudah membaik keadaannya. terimakasih untuk kamu yang sudah membantu dalam doa

untuk masalah pertemanan? aku sudah tidak tahu harus bagaimana menghadapi mereka? ya, mungkin itu adalah karakter mereka. mungkin mereka merasa biasa saja dan tidak ada apa-apa. apa yang tidak ada apa-apa? saling diam? dengan wajah sinis dan selalu menghindar? itu tidak ada apa-apa?
aku sudah meminta maaf dan berbicara secara langsung, tapi semuanya sama saja. jujur saja, aku merasa sangat tidak nyaman dengan keadaan ini. rasanya, aku ingin mengalah dan pergi. sontak aku teringat akan kata-kata papa ku "kalau kamu pindah cuma karena teman, papa ngga setuju deh" saat itu aku berpikir, ya ngekost kalo bukan temen dan akses yang mudah apa lagi? ternyata ini jawaban papa ku, ya.. ada sedikit perasaan menyesal ketika aku mau pindah ke kosan ku yang sekarang karena teman-teman terutama yang sesuku. awalnya sangat baik, tapi terakhirnya. ya itulah sulit dan ketidak profesional-an ku. aku tidak bisa mengatakan mereka salah karena ingin menghargai mereka dan ya, yasudahlah. mungkin tidak ada yang perlu disalahkan lagi.

pengorbanan itu memang sulit ya, iya. sulit sekali mengorbankan perasaan. merendahkan diri walaupun rasanya sakit ketika harus merendahkan diri untuk hubungan yang lebih baik. kami memang sepelayanan, oh ya ada sedikit rasa menyesal ku. maafkan aku apabila aku menyesal, karena aku sempat mengajak mu untuk bergabung dalam pelayanan ini. karena sekarang aku terjebak dalam kondisi ini dan aku tidak dapat mundur atau mengorbankan adik-adik ku karena ini. tapi maaf, jujur saja aku harus memendam benci ku karena sejujurnya aku tidak tahu lagi dimana letak kesalahan ku. wajah mu tidak dapat kau tutupi ketika menatap ku dengan benci, ya tidak hanya aku yang merasakan bahkan teman-teman yang lain.
jujur, ini menjadi tidak murni pelayanan untuk Tuhan karena aku menyisipkannya dengan kekesalan dan ketidak sukaan ku pada kalian. aku merasa lelah dan ingin mundur dalam pelayanan ini, tapi tidak mungkin. aku lebih mengasihi adik-adik ku. 
huah, sebelum ajaran baru nanti aku mau mengatakan apa yang aku rasakan kepada kalian. aku harus mencoba menyembuhkan luka ku sendiri dan mencoba untuk bertahan mengalahkan ego ku. ya, aku belajar totalitas menjadi seorang hamba untuk adik-adik ku.

untuk masalah percintaan ku, aku sudah cukup muak sebenarnya menjelaskan ini. ini jelas di postingan ku sebelumnya. aku memang sedang menyukai salah satu dari anggota guru sekolah minggu ku, namun ya.. aku sadar ini hanyalah pelampiasan. aku pun tidak ingin hanya sesaat seperti yang sudah-sudah, mungkin aku akan memulai untuk mendoakan. untuk yang sebelumnya? maaf jika aku menyakiti kalian, namun tidak rasanya untuk kembali kepada yang dahulu. sudah cukup dan terimakasih untuk pembelajaran yang kalian berikan kepada ku.

hari ini, 24 Desember 2012
aku menuliskan sebagian perasaan yang aku rasakan. banyak resolusi tahun 2012 yang tidak berhasil. 2013, be nice dan jadilah lebih baik. aku ingin introspeksi diri ku, sebelum guratan resolusi 2013 kembali ku buat.
ya, selamat malam natal saudara ku

Rabu, 19 Desember 2012

dear you..

halo, selamat pagi.
aku ingin menyapa mu lewat blog ini setelah aku merasa yakin untuk menyapa mu. mengapa begitu? karena aku harus mengumpulkan keberanian dan mental ku untuk melawan rasa sakit di dada ku ketika menyebut nama mu.

um maaf, aku masih tidak ingin memanggil mu dengan ucapan 'sayang, nyebelin, atau apapun' bagaimana dengan abang saja. ya, panggilan ku untuk mu dari kecil.

ngga terasa ya, udah mau akhir tahun dan ngga terasa juga di akhir tahun ini kita putus. sedih? iya sedih. tapi aku memilih mengikuti hati kecil ku, bang. aku tidak tahu bagaimana menjelaskan kepada mu alasan ku yang kuat soal keputusan ku ini. tapi, aku ingin bahagia. ya, seperti yang ku jelaskan di awal aku melawan rasa sakit yang ku rasakan saat membayangkan dan menyebut nama mu. tidak, tidak sehina apa yang kau pikirkan tentang hina. hanya saja, luka yang kau buat mungkin cukup dalam ku rasakan.

aku memang suka memendam, aku akan menjelaskan sekali lagi. ketika malam kau marah kepada ku, kau mematikan telepon mu. mungkin saat itu kau mengumpulkan mental mu, tapi kau tau apa yang terjadi pada ku disini? aku panik, tidak tahu harus berbuat apa, dan menangis. aku mencoba menahan tangis ku, tapi akhirnya pecah dan aku pun tertidur karena aku merasa lelah hari ini. setelah itu, aku terbangun karena pikiran ku terisi oleh mu dan kepanikan tentang mu, aku pun terbangun dan menelepon mu. yes, nyambung. tapi kamu masih tidak ingin mengangkat telepon mu. sedih bukan main dan ingin menangis, lalu beberapa saat kemudian, hp ku bergetar dan ada sms yang hanya berisi kalimat 'ada apa nelepon?' lemas rasanya. iya, setelah aku panik, kepala ku pusing karena menangis dan aku berusaha untuk mencoba menelepon dan ingin mengetahui keadaan mu. kamu hanya berkata seperti itu. aku kembali menelepon. ya, tentu dengan jawaban yang jutek dari mu. aku kembali menahan air mata ku. kamu bertanya sudah berapa kali aku membahas soal dia dengan kristin teman ku. aku mencoba meyakinkan mu, bahwa itu yang pertama kalinya. tapi kamu berkata bahwa aku berbohong dan kamu sudah tidak mempercayai aku lagi. aku hanya terdiam. siapakah yang salah? aku merasa itu adalah kali pertama aku membicarakan dia. aku emosi, disaat laporan ku yang banyak, lelah fisik yang ku alami dia tidak menghargai kejujuran ku saat itu. aku meminta untuk putus. saat itu  aku memang menangis, ya bayangkan saja aku menangis sampai jam 3 pagi. kepala ku sangat sakit dan disitu adalah awal dada ku terasa sedikit sakit. aku mencoba ikhlas dan meyakinkan diri ku bahwa aku memang harus berpisah dengannya. dia pasti dapat yang terbaik dibanding aku. aku meyakinkan diri ku terus menerus sampai akhirnya aku bisa mengerjakan tugas ku. keesokan harinya, aku bangun dan ada sms dari mu. kata-katanya cukup menyakitkan 

gue udah ngga percaya lagi sama lo. lo yang buat gue ngga akan pernah percaya sama makhluk yang namanya perempuan. gue butuh buku itu, kembaliin sekarang juga. gue ngga rela buku itu ada sama orang kaya lo.

aku hanya menghela nafas, mungkin aku terlalu lelah untuk kembali menangis. aku mandi dan aku hanya berkata, ya aku akan kembalikan buku itu. saat itu, aku sangat yakin untuk berpisah dengan mu. bukan karena aku lemah. tapi aku tidak mampu untuk mendengar kata-kata tu keluar dari mulut mu. ada sedikit rasa benci kepada mu. aku mencoba menahan dan kembali memendam. aku mencoba fokus dikampus, teman ku banyak yang menanyakan keadaan ku. bahkan salah satu teman ku richard sangat marah kepada mu karena kondisi ku yang tidak baik-baik saja setelah menangis semalam. 
tapi kamu kembali dengan sms yang manis kepada ku. sempat ada rasa benci yang bertambah, apa sih maunya? hobinya mainin perasaan orang aja. tapi entah kenapa aku tetap pada pendirian ku. kau telah menghancurkan kesehatan ku dan aku tidak mau berlama-lama dengan mu. memang tujuan pacaran pembentukan karakter dan mengetahui karakter pasangan. tapi tidak untuk 'membiasakan' diri sakit kan?

aku tetap pada pendirian ku sampai saat ini, terlebih ketika kamu menjelaskan bahwa bukan kamu yang mengirim pesan yang menyakitkan itu. tapi sahabat mu yang berlatar belakang hidup di jalanan. dada ku semakin sesak mendengarnya. itu adalah privacy kami berdua tapi kenapa ada orang lain yang ikut campur. aku masih tidak terima dan maaf aku belum bisa memaafkan sahabat mu. entah sampai kapan, entah kamu mengasihani ku karena sikap ku. tapi aku mencoba mengerti lewat latar belakang sahabat mu.

ya, aku sadar mungkin aku yang tidak dapat mengimbangi mu dengan semua kebiasaan mu dengan semua kata-kata mu. awal doa ku ketika berpacaran dengan mu adalah, aku ingin dikenalkan kepada Tuhan lebih dalam lagi. terimakasih telah memperkenalkan ku dan apa yang kamu berikan sangat membantu ku dalam pelayanan sekolah minggu ku. aku akan coba hilangkan sakit hati ku kepada mu, namun dengan cara aku menjauhi dan tidak berhubungan dengan mu dahulu. karena itu hanya akan mengorek luka lama ku.

aku mendoakan yang terbaik untuk mu, ya. semoga kamu bisa mendapat pengganti ku dan itu jauh lebih mengerti dan bisa menyeimbangi diri mu. aku pun begitu, aku belajar untuk lebih mengenal calon pasangan 'pacar' ku dahulu sebelum aku berkomitmen. bukan ketika aku berpacaran. karena ketika aku berpacaran dan aku baru mengenal pasangan ku itu hanya akan merusak komitmen ku nantinya. ya, aku akan mengenalnya terlebih dahulu.

menang benar ya bang, aku pernah bercerita kepada mu. bahwa dalam psikologi perkembangan remaja, haruslah di mulai dengan kencan baru berpacaran. aku menangkap makna kencan terlalu dangkal, aku baru mengerti sekarang. kencan yang dimaksud adalah mengenal lebih dalam karakter masing-masing pasangan kita. 

baiklah, dada ku mulai terasa sakit lagi. aku sudahi. terimakasih untuk kasih sayang mu kepada ku.



aku yang mengasihi dan mencoba menghilangkan sakit hati ku. 
 

Senin, 10 Desember 2012

haloooooooow
apa kabar? baik-baik ya | enak ya kabarnya baik.. | loh emangnya lidya ngga baik? | hmm..

haha dialog di atas bener-bener gambarin betapa depresinya gue kalo diomongin sendiri. iya, keadaan gue sedang tidak baik. yah panjanglah ceritanya dan intinya gue sudah berpisah dengan cowo gue :'( :'( :'(

naaah gue nangis sampe jam 3 pagi. Dan setelah nangis, gue lanjut ngerjain tugas *galau profesional* dengan mata yang panas plus kriep-kriep gue ngerjain tugas kepemimpinan. seneng sih, positifnya gue konsen abis. selesailah tugas gue itu dan mata gue udah kelewat panas plus kepala gue pusing banget. yaudahlah coba bobo, gue setenang ini karena gue kuliah jam 10 hari seninnya.

kukuruyuuuuuuk!!
syudah pagi dan ya, jam 9 buat gue itu masih pagi untuk bangun. hehe. gue bangun, udah banyak sms, bbm, dan missed call. ya ngga usah di sebutlah siapa aja ya. salah satu nya dari bang boy, dia sms gue juga. tapi aneh ya, gue baca sms itu ngga nangis lagi. mungkin karena sudah terlalu lelah menangis. gue sempet smsan sama dia dan agak debat di sms itu. sebenernya, gue udah cape banget menjelaskan sesuatu sama dia. gue udah cape dan ambil sikap pasrah aja. bahkan kalopun dia benci gue, gue cuma bisa bilang terima aja. ya mau gimana lagi, itu persepsinya dia. ada sih sms dia yang buat gue ngerasa kehina banget jadi cewe, hm yaudalah nanti gue nangis lagi. cape!

gue bangun dan sebelumnya whatsapp ito sayang dulu si @kseskoadi buat bareng kuliah. dan sip, dia ngga mungkin nolak ito cantik :) hehe setelah itu mandi, dan siap-siap. sesko pun jemput gue, gue keluar daaaan..
"halo to" sapa gue dengan senyum. sesko ngeliatin gue dulu
"kau kenapa to?"
"gak apa-apa kok.."
"bohong kau ya?? kenapa?"
"yaa, gue habis putus to.. bla--"

emang susah punya muka ekspresif. sampenya gue dikampus, richard juga ketemu gue dan dia langsung tanya-tanya sama gue "kau kenapa to? sakit?" trus sesko bilang pula kalo gue putus kan "udah dibilangin kan....." kata richard ngamuk-ngamuk. gue cuma bisa ketawa kecil. sepanjang kuliah, gue berusaha banget buat fokus dan konsen. sesekali pikiran gue mengawang tapi berusaha lagi buat fokus. hufffft gini toh rasanya. selesai kuliah, ada janjian ketemu sama asisten dan kuliah lagi dan kuliah lagi. sebelumnya, gue sempet minta fotoin sama richard, udah nyengir nih gue. eh dia bilang 'mau kek mana pun kau buat senyum mu to, tetep aja aura mu tuh ngga lagi dalam keadaan baik'. emang susah gaul sama anak psikologi

nah kebetulan gue dan twin ku, si monicapps sedang merasakan hal yang sama. ya, kami sama-sama jomblo. hehe. dia juga bilang kalo hari ini aku sedang dalam keadaan yang sangat tidak baik. haah yasudahlah, siapa juga yang keadaannya baik setelah nangis sampai jam 3 pagi. gue dan monic pulang bareng, sebelumnya kami ke annida buat beli kertas print, folio, dll pas keluar annida. byuuuur!! hujan. yaaah nunggu reda. udah agak redaan, kami cari makan. Dan kami menjatuhkan pilihan pada rumah makan lesehan OISHI, sambil nunggu hujan. habis makan, udah kenyang, udah sambil cerita, eh ngga reda-reda ini ujan. yaaaah kami tetep nunggulah kan.

jam semakin nunjukkin pukul 9, ujan ini pun ngga reda-reda. huwaaaaa. yaudahlah kita jalan aja terjang ujan. huhu sepanjang jalan kita becanda-canda, ngetawain nasib jomblo. udah ujan, malem, ngga ada angkot, jalan kaki lagi ke kosan. --_____-- it was a great night i think

Tanya Hati - Pasto

Tuhan tolonglah hapus dia dalam hati ku
Kini semua percuma tak kan mungkin terjadi
Kisah cinta yang selalu aku banggakan

Kau ubah semua rasa yang tercipta untuk mu
Tanpa pernah melihat betapa aku mencoba
Jadi yang terbaik untuk diri mu

Oh mengapa tak bisa dirimu
Yang mencintai ku tulus dan apa adanya
Aku memang bukan manusia sempurna
Tapi ku layak di cinta karna ketulusan
Kini biarlah waktu yang jawab semua
Tanya hati ku


*iya iya gue tau ini lagu galaunya kelewatan tapi entah ya, tiap denger lagu ini itu gue suka dan bisa bengong. hufft udah deh Lid. coba move on dan tetep semangat. kalau memang pada akhirnya kaya lo mau, ya liat nanti. tapi saat ini gue bener-bener pengen sendiri deh. lelah sama yang namanya pacaran. mau nikmatin kesendirian gue :')

Sabtu, 01 Desember 2012

Adik-adik panti asuhan Bahtera Kasih

halooooo semuanya :D :D

is everything oke? 
pastinya harus oke dong ya, soalnya kan aku mau cerita sama kalian. mihihi

ummmm.. hari ini, yak bener banget tepat tanggal 1 Desember 2012. Hari Sabtu, yang dimana pembukaan natal *duileeeh* ahahaha aku dipercaya. emm sek ganti jadi gue deh, hahaha.
iya gue dipercaya jadi MC di acara perayaan natal adik-adik panti asuhan Bahtera Kasih. mereka ibadah di gereja JKI, um gerejanya cuilik kali. hehe. ya memang sih, disana itu ingetin gue banget sama perkampungan kumuh di daerah cempaka mas, tapi ini lebih teratur lagi.

jadi gue siap-siap lah kan ya, sudah mandi, sudah cantik, sudah siap deh pokoknya. tinggal tunggu bang dion jemput. oke! bang dion jemput, siap dan cussss!! wusssssh, bang dion bawa motor juga ngga kira-kira loh dia. ajegileee kan ye, tapi bawa motornya dia ingetin gue sama bang boy :( huhuh miss him so much jadinya. persis banget! yaudah kan, dengan berbekal keberanian dan ketabahan selama di jalan. gue jalanin aja kerasnya lalu lintas di semarang ini *tsaaah* hahaha

sampe lah gue di gerejanya, temen-temen panitia masih prepare. gue juga prepare. adik-adik masih pake baju. hehe. begitu latihan sedikit-sedikit, adik-adiknya datang. yaaa wajah mereka itu polos banget loh. um gue belum kasih tau ya latar belakang mereka itu gimana. jadi, mereka itu adalah anak-anak yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya. mereka mungkin ada yang ngga kenal ayah dan ibunya, karena sejak kecil sekali mereka sudah dirawat oleh mama ipung. ya, dengan segala keterbatasan 40 anak dirawat oleh 1 orang ibu. rumah tempat mereka tidur pun, tidak seperti panti asuhan yang terawat pada umumnya. panti tempat mereka tinggal sangatlah kecil. hm miris deh kalo ngeliat. kalian tau? mereka itu anak-anak yang excited banget kalo deket sama orang dewasa, mereka langsung di naik ke gendongan kita.

um, rata-rata dari mereka adalah anak-anak yang pada masa kecilnya memang sangat butuh kasih sayang orangtuanya. salah satu contoh ya, ada anak cowo yang maunya digendong. jadi, dia akan mau digendong siapa aja. kalo kita ngga bilang 'anak jagoan, kaka ke depan dulu ya.. liat deh temen-temennya aja ngga digendong' dia mau. tapi kalo kita lepas dan bilangnya 'nanti dulu ya dek' dia akan nangis. ya wajar, emang tahap perkembangan mereka butuh sosok orangtua, mereka itu haus akan figur orang yang dituakan dan kasih sayang. walaupun ada kata-kata mama ipung yang menggetarkan hati, dia bilang 'kita ngga anak yatim/piatu/ atau yatim piatu yaa. kita punya Bapa, Bapa yang kekal' dan adik-adik mengikuti kata-kata mama ipung.

perilaku mereka sama seperti anak-anak sebagaimana tahap perkembangannya, namun yaitu mereka kekurangan figur ayah dan ibu. ya bisa ditebak kalau mereka tidak memiliki sopan santun seperti anak normal yang punya ayah ibu. karena memang pada masa perkembangan mereka, mereka butuh ibu atau ayah untuk membentuk norma sopan santun mereka. mereka cenderung agresif dan apatis. hm sedih, tapi mereka adalah guru kehidupan ku.

dengan keterbatasan, ruangan yang sempit, panas. gue nyanyi bareng mereka, wuiiiih baru kali ini yang nama ngerasain cape se cape-capenya. biasanya, di kelas A 7-8 pujian gue kuat. ini 3 pujian aja gue ngeblank coba. beeeeeh panas, tapi itu semua kebayar sama antusias suara mereka. luar biasa deh pokoknya. mereka semua lompat, nari, ketawa, nyanyi yang keras. semua hebat! hehe 

tapi gue ngga bisa bareng mereka sampe selesai, karena harus latih natal adik-adik di Kertanegara.

oke deh, adik-adik ku dari Bahtera Kasih. terimakasih ya Dek, udah ajarin aku buat tetep bersyukur bagaimana pun masalah yang aku hadapi di dalam hidup. tugas banyak, masalah papa sama mama, adik-adik ku, bahkan pertemanan sekalipun. masalah ku ngga ada apa-apanya dibanding luka psikologis yang kalian alami. semoga pujian tadi bisa menyenangkan hati kalian, semoga apa yang kita nyanyiin bareng bisa membekas dan bisa pengobat luka kalian.

selamat natal adik-adik ku tersayang, I'm gonna miss you, all :D :D :D

Kamis, 29 November 2012

It's all about christmas

wohoooooo

natal tlah tiba, natal tlah tiba, hati ku gembira..

asli loh 2012 come so fast yaa, ngga nyangka aja besok udah desember! halo desember. mulai sibuk sana sini buat natal. umm entah ya, aroma udara desember itu selalu beda. liat dekor mall itu selalu aja beda dan selalu menyenangkan.

natal kali ini gue tetep disibukin sama natal sekolah minggu. iya iya.. semangat banget loh! kalo dulu, gue baru kenal adik-adik, sekarang suara gue udah jadi pertimbangan bagaimana natal itu berlangsung. wah seneng banget loh, asli. liturginya beda taun ini, dramanya full gue yang konsep, acara di sopo juga gue yg urus. waah udah ngebayang deh kan gimana sibuknya nanti. tapi seneng, seneng dan seneng banget!

natal tahun ini juga sepertinya gue akan ke Padang. natalan bareng papa dan mama disana, semoga aja bisa kejadian sesuai harapan ya. amin amin. iya soalnya di moment natal aja bisa ngumpul sama papa, mama, sylvi, riky. soalnya kan ya, tahun baru nanti gue bakal sendiri di semarang dan BELAJAR UNTUK UJIAN! nice bukan saudara-saudara?? hehe

yaudalah, gpp kok.. namanya juga mahasiswa kan. namanya juga belajar. namanya juga hiks..hiks.. jangan di tambahin lagi ya, agak melow gue kalo soal yang beginian. hihi

baiklah.. hari ini excited banget sama semua kegiatan gue! semangat, Lid!!

selamat menjelang natal, bah!


-,-

udah lama banget yaa ngga buka blog ini.. wehehe

banyak deh yang mau gue ceritakan, tapi rasanya semua udah menguap buat diceritain. gue nyaman deh dengan gue yang sekarang ya walaupun ada rasa sakit yang gue alamin. tapi yaudalah.

gue baru kali ini ngerasa punya haters.. ya mereka adalah orang yang membenci kita entah karena apa alasannya membenci. namun belakangan, gue pun sadar kalau dia sedikit banyak mengidentifikasi beberapa bagian dari gue. ya entah apa maksudnya. gue pun baru kesadar, ya haters adalah orang yang terlalu malu mengakui kelebihan orang lain dan cenderung memperlihatkan sikap agresif entah itu pasif (jutek, sinis, dan menjauhi) dan aktif (menyerang, neror, dll) dan mereka memperhatikan kita karena sesungguhnya mereka ingin seperti kita namun merasa ngga mampu.

entah ya, rasanya mau nangis banget!
iya, gue udah ngomong tentang perasaan gue. gue juga udah coba jujur, mungkin salah gue biar semua membaik lagi. mungkin harapan gue yang terlalu besar, tapi gue ngga kuat loh jujur.
sempet sih, gue ngerasa mau mundur. tapi gue ngga bisa mundur gitu aja sama tanggung jawab. gue ngga mau pelayanan gue buat orang lain minus.tapi gue ngerasa banget loh gimana perubahan sikapnya.

tiap gue mau mundur dan gue inget moment dimana gue disah-in itu dibagiin, gue ngerasa punya tanggung jawab lebih. kadang sulit ya buat bilang ini itu ngga begini ini itu ngga begitu. gimana gue mau koreksi dengan tatapan sinis dan jutek? gimana gue mau kasih masukan?

ada hukum yang bilang 'Law of Attraction' ya, kalau lo punya keinginan.. lo beritahukan itu pada alam, walau hanya hati kecil lo. alam akan mendukung. iya, emang alam mendukung ketika saat gue berbicara, tapi sekarang? kenapa alam jadi buat gue seolah-olah alam ngga dukung gue lagi.

Selasa, 16 Oktober 2012

WELCOME MY REFRESH BLOG :)

HALOOOOOOO!!!

huaaah *kecup kanan* *kecup kiri* *peluk peluk* sudah lama ya kita tidak bersua. kangen ngga sih? iya mesti toh ya kangen sama gue. mihihi

loh, ada yg beda ngga sama gue? ayooo perhatiin?
kurusan? -____-" ngeledek!
cantikan? SELALU!
gendutan? *asah pisau*
jerawatan? *mulai ancang-ancang posisi lemparang pisau*
iteman? *ciaaaat!!* *pisau kelempar*

IIIH, NGGA PEKA BANGET SIH!
itu, liat judul artikelnya doong... nah udah baca? iya my 'refresh blog'. kenapa refresh, Lid?

selama masa gue ngga menulis, gue sedang mengalami masalah. mengalami disonansi kognitif, dan tidak bisa menuliskan apa-apa. bahkan gue lupa, gue punya tempat untuk salurin semua perasaan gue *kecup pencipta blog*. gue bilang refresh sebab gue sudah menghapus semua hal yang menurut gue emang seharusnya gue hapus. iya alasannya adalah karena gue mau ngehapus, ribet amat! hehe
gue sempet kepikiran kenapa ngga gue buat blog gue sedikit 'intelektual'. yaa ngga ada salahnya kan gue menuliskan kejadian disekitar gue dan menganalisanya dalam bentuk teori-teori yang udah gue pelajari di psikologi.
yap, welcome my new :))

Senin, 24 September 2012

(Y)


Minggu kemarin adalah minggu terlelah yang pernah gue alami, hahaha lebay ngga sih gue? Halah bodo ah, ya wong gue yang rasain. Level lelah tiap orang kan beda-beda lagian. Jadi suka-suka ahh..
Emang kenapa sih, Lid?
Gini, minggu kemarin gue bener-bener ngerasa jauuuh banget sama Daddy, renungan gue jarang, dan gue kaya bingung sama tugas apa yang harus gue lakukan. Ada banyak tugas yang nuntut dan masing-masing dengan ekspektansi yang beda-beda, dan semua mau gue kerjakan dengan sangaaat rapi dan sempurna. Tapi semakin gue pikir, semakin gue pikir lagi. Gue semakin tertekan, gue ngga bisa pikir jernih, gue ngeblank dan alamat semua pekerjaan gue numpuk. Rasanya gue mau nangis, gue mau ngadu, tapi gue malu buat cerita sama orang lain. disaat itu gue ngerasa malu, apalagi sama bang boy yang pernah nasehatin gue dan ke-ngga sukaan dia sama aktivitas organisasi gue ini. Seolah semua mau gue lakukan dan gue ngga sadar sama kondisi kesehatan gue. Minggu kemarin adalah minggu dimana semua ngelapor sama gue, PAB laporan, SKM juga laporan kegiatan, PNB juga, dan tugas-tugas gue yang semakin buat gue mumet. Itu buat gue cape dan buat gue ngerasa lelah banget. Sampe gue lupa renungan, bayangin deh renungan aja gue ngerasa cape. Gue mau nangis sama bang boy dan cerita disamping malu, gue juga tau doi lagi ada masalah. Walaupun dia pasti suruh gue terbuka aja, gue tetep aja ngga enak.
Dalam kondisi itu, gue bener-bener dapet pelajaran berharga àHIDUP GUE BENER-BENER ADA DI TANGAN TUHAN DAN CUMA BERGANTUNG SAMA DIA. Gue sadar banget rasanya kaya jalan ngga ada arah, dan disitu gue sadar semua yang gue lakukan, tujuannya adalah Daddy. Ngga semangat lakukan apapun, ngeskip terus, sakit. Biasanya kalo gue ada masalah, nulis habis itu lega. Iya itu adalah coping gue hehe, tapi kali ini semua buntu! Iya semua yang ngga enak gue rasain. Gue belajar buat semakin kuat, kalian tau? Disaat masalah gue yang buanyak itu, gue berperilaku seolah-olah gue bukan mahasiswa psikologi yang ngga pernah belajar stress. Yap! Ada insight dalam diri gue, saat gue lagi ngedown gue lagi-lagi Cuma merem, gue diem, kepala gue pusing luar biasa, gue kangen sama papa dan mama, dan gue Cuma bisa bilang sama Daddy ‘maafin Lidya udah ngeluh sama Daddy dan ngga peka sama keberadaan Daddy yang ada disamping Lidya. Lidya terlalu egois sama diri Lidya sendiri, gue tuntut diri gue sendiri sampe diluar batas kemampuan gue, gue tuntut diri gue lakukan apa yang ngga harus dia lakuin.. gue terlalu maksain diri gue sendiri’
Lalu gue inget sama satu lagu judulnya Engkau Mendengar. Inti lagunya, Tuhan itu ngedengar suara hati kita. Gue diem renungin lagu itu, gue nangis. Gue bener-bener flashback sama kegiatan gue selama seminggu ini, gue renungin dan gue sadar.. gue terlalu nuntut semuanya lebih dan ngga kasih itu sama Daddy. Yang harusnya ketika gue punya harapan atas tugas yang Daddy kasih buat gue, gue laporin ini malah gue pikirin mati-matian sendiri. Jelas ngga bisa! Gue punya harapan kalo PAB Psikologi seperti ini, itu, bla bla bla. Tapi setelah gue pikirin, gue langsung pikirin apa yang harus gue lakukan dan jalanin tanpa gue konformasiin sama Daddy. Gue cuekin Dia, gue sombong banget buat bisa jalan tanpa Dia. Huh, dasar lo Lid! Haha
Akhirnya setelah denger lagu itu, kamar gue yang tadi nya berantakan gue rapiin. Mulai enak diliat, gue mulai lirik rak buku gue ada banyak list yang mau gue lakukan dengan pelajaran gue, gue ngelirik time table gue ada banyak hal yang mau gue rencanain, gue lirik alat peraga sekolah minggu ada banyak hal yang harus gue lakukan mulai dari silabus-jadwal ngajar-kreativitas. Gue tarik nafas dan mulai cerita sama Daddy pake hati gue ‘Dad, apa yang harus gue lakukan?’ gue diem dan ngebiarin pikiran gue keluarin semua pikirannya (gue lagi terapi diri gue sendiri loh, semacam hipnoterapi gitu. Hehe) tara!!!!!
Gue mulai ambil kertas, gue ambil spidol, gue coret-cored dan....
FOCUSED
1.       Deadline Tugas!
2.       Belajar materi yang mau dipelajarin + buat mind map
3.       PNB Naposo
4.       PAB Psikologi
*kalo ada urusan soal Sekolah Minggu, no.3 dan 4 gue cancel..
With God, Yes I can!!

Sip, gue nulis apa yang harus gue lakukan. Jujur setelah nulis itu, gue lega luar biasa. Ini yang harus gue lakukan, ini yang harusnya jadi fokus gue.

Kemarin itu, gue kebeban sama IPK gue semester lalu dan mau pertahanin, ketika gue mau pertahanin otomatis gue harus belajar, tapi ada banyak tugas, setelah tugas yang numpuk, ada banyak tuntutan dari organisasi plus skm. Wiih sombong banget ya gue? itu semua gue ciptain mameen!
Buat apa sih gue pikirin kasih tuntutan ke diri gue yang padahal hasilnya buat kepuasan gue semata tapi gue ngga nuntut diri gue buat puasin Daddy. Gue yang jahat sama diri gue dengan nuntut diri gue sedemikian banyak, kalo gue mau ilustrasiin tuh ya.. kaya gini gue udah spaning, udah nangis-nangis nyesek, gue udah pusing ngga karuan, gue udah kaya apa aja dan you know what?? Daddy dengan aura yang luar biasa nyejukin, Cuma senyum sambil pegang tangan gue. seolah berhentiin tangisan gue dan peluk gue. setelah itu Dia ngomong ‘tenang sayang, kamu bersama Ku.. kamu ngga sendiri buat mikirin itu, Aku hanya butuh waktu berdua dengan mu. Aku ngga menuntut kamu loh, Aku bahkan mau selalu bersama mu. makanya Ku kasih kamu banyak tugas tapi kenapa kamu malah fokus sama tugas bukan sama Aku? Tenang ya, yang penting sekarang kamu udah cerita.. habis itu kita pikirin sama-sama, Aku akan pegang tangan mu dan ngga akan biarin kamu sendiri’ BAYANGIN DOOOONG!! DADDY NGOMONG GITU, HABIS ITU DIA CIUM KENING GUE SAMBIL LAP AIR MATA GUE. dan itu rasanya luar biasa tenang. Gue kaya ngga punya masalah. Hahahaha
Dan fact-nya Lid? Masalah lo udah kelar?
BELUM!! Bahkan nambah loh, tugas gue nambah dan tiap-tiap organisasi dengan karakter yang beda haha. Trus lo ngga sedih? Lo ngga stres?? Stress iya, tapi itu sama sekali ngga buat gue cemas (fyi, gue tadi belajar bahwa dampak dari stress adalah cemas. Makanya banyak gangguan kecemasan). Gue stress, itu normal karena memang menekan dan banyak. Tapi gue ngga mau cemas, karena gue punya coping yang luar biasa ajaib. Sengganya, gue tenang dan gue ngerasa gue punya banyak waktu buat bisa selesaiin masalah-masalah gue dan gue semakin banyak cerita sama Daddy. Terkadang kalo gue lagi waras, gue mau bilang I LOVE YOU, PROB.. iya, soalnya karena si problem gue jadi deket sama Daddy tapi ya kalo lagi ngedown sih gue emang nangis. Ahahaha

Apa yang mau gue bagi sama kalian?
Gue Cuma mau mau bagi pengalaman gue, kalo masalah yang lagi lo hadapin sekarang sedikit banyak itu berasal dari pikiran lo sendiri. Ketika lo pusing sama masalah lo, berhenti buat terus berpikir, itu hanya nambah masalah lo. Tapi coba lo diam, lo balik lagi sama apa yang udah terjadi sebelumnya (regresi istilah di psikoanalisanya) lo renungin lagi, apa yang lo lakukan? Jangan terus berpikir maju, berpikir aja jangan apalagi bertindak. Dan saran gue sih jangan ambil keputusan kalo lo dalam keadaan banyak pikiran dalam artian tertekan ya.. itu hanya akan buat penyesalan lo semakin dalam kemudian harinya. Kalo kata abnormal tadi, cemas itu wajar asal jangan menjadi gangguan. Kalo istilah keagamaannya, jangan sampai kekhawatiran mu melebihi kepercayaan mu kepada-Nya. Haha dalem ya?
Dan sekarang, gue cuma mau berhenti banyak berpikir yang ngga realistis, nakutin banyak hal dan terlalu kedepan. Tapi mau liat kesekitar gue, ada banyak hal yang belum gue lakukan dan menunggu untuk gue selesaikan. Hehe. Dan satu lagi, dengan seperti ini gue ngerasa semakin dikuatin lagi dalam ngadepin persoalan. Gue semakin punya banyak reinforcement (penguatan) untuk bekal gue dimasalah yang akan datang J so, welcome my beloved problem. I adore you :*

Minggu, 16 September 2012

Hikmah Ngejenguk

hari ini seperti biasanya gue sekolah minggu, setelah semalemnya gue itu nyampe tengah malem dan buat kreativitas sekolah minggu. kepala gue udah berasa pusiiing banget dan akhirnya bobo, pas bangun yang tadinya mau rencana gereja pagi pun gue batalin pasalnya gue bangun kepala gue masih pusing 'masih butuh tidur nih gue' baiklah, gue pun masih bobo sampe jam 8. gue berencana cari tebengan buat turun ke bawah, pas! akhirnya dapetlah Bang Deddy. gue pun berangkat ke gereja *ini dalam keadaan telat ya ke gerejanya dan ini salah si @sitinjakdedy* heeh emang deh abang gue yang satu itu. gue sampe dan yak, adik-adik lagi puji-pujian. setelah gue berdoa, gue nyebur ke dalam adik-adik. ya kali ini bagian gue adalah menjaga adik-adik agar tetap fokus kepada kak chika yang lagi pimpin pujian. hari ini mamanya lenora ngga ada, karena telat gue ngga perhatiin doi, gue pikir doi ada di luar. tapi lenora ngga ada juga. ah, yaudah gue gendong nadine karena dia daritadi fokus mau keluar cari mamanya yang lagi SL. habis itu gue turun kebawah, pasalnya gue inget janjiin snack kecil buat adik-adik minggu kemarin, gue kebawah dan beli snack kecil buat malaikat-malaikat kecil ku, nah pas mau masuk gereja gue ketemu ibu gendong anak kecil. gue perhatiin karena gue ngerasa gue kenal banget sama anak itu
"lenora kan?" tanya gue lagi
"iya kaka" jawab ibu yang menggendong dia
gue ngedeketin dia dan mastiin *hehe lemot ya gue* eh bener!
"loh kok diluar sayang?" tanya gue sambil ngelus kepalanya. matanya lesu dan berair
"iya dia nangis pas diatas kak.." jawab si ibu lagi
"loh tumben bu ngga sama mamanya"
"iya mamanya lagi di rumah sakit.." suara si ibu ini udah parau, mau nangis gitu deh
"hah? kenapa?" gue ngelus rambut lenora lagi. sedih banget loh jujur hati gue ngeliat dia.
"iya darah tinggi, habis itu ada penggumpalan darah di kepalanya"
astaga Tuhan. dalam hati gue, sedih banget loh rasanya. setelah memberi tau dimana di rawat, hati gue kaya maksa gue harus jenguk hari itu juga
"lenora mau naik ke atas sama kak lidya ngga sayang?" tanya gue mengulurkan tangan, dia masih berkaca dan diam. "yaudah kalo ngga mau.." gue cium dia, dan pergi.
gue ngajar, setelah ngajar kami guru skm ngumpul dan gue sampein maksud gue buat jenguk nyokapnya lenora. mereka ngga ada yang bisa, ya gue ngga bisa maksa walaupun pengen banget gue jawab tapi yasudahlah.. cuma bisa berdoa, suatu saat mereka bisa dapet passion disini. hehe.

nah masalahnya hari ini adalah rapat besar acara PNB Naposo, gue sendiri ada dibagian acara dan punya konsepnya. sebenernya ini mau mantapin lagi sih acaranya, gue dilanda galau yang hebat. gue udah prioritasin sekolah minggu, tapi gue juga ngga enak sama acara PNB Naposo. gue bingung, sempet kepikiran jalanin keduanya. tapi pasti gue ngedrop, hati gue terus bilang gitu. akhirnya gue putusin buat jujur sama Kak Rima selaku korbid acara. sempet alot sih, dia maunya gue dateng. gue cuma bilang sama Daddy kalo gue pengen banget jenguk entah kenapa hati gue gelisah banget kalo belum jenguk. taraaaa!! tiba-tiba kak Rima bbm dia bilang yaudah kamu jenguk aja dek.. huaaah leganya luar biasa..
gue tidur buat istirahat, setelah gue bangun.. gue ngecas dulu sama bang boy doong ahaha. iya gue telpon dia dulu, nah gue sempet cerita sama dia dan dia support. gue ngerasa dapet ilmu sih, teknis pelayanan di rumah sakit atau mendoakan seperti ini hehe. thank you sayaaaang :*
nah setelahnya, gue bingung kan naik apa. sempet bertekad naik taxi sih, tapi ya ngga bisa boong duit gue juga udah nipis euy.. tapi gue cobalah ke atas, eit ada kak vyo. setelah ditanya yihaaa motornya ngga dipake. aaaa*peluk Daddy yang kenceng* seneng banget loh. gue siap-siap buat berangkat, sebelumnya gue berniat beliin coklat buat Mario, Reinhard, sama Lenora. nah gue beli lah coklat buat mereka kalo ketemu nanti kan, kalo ngga ya buat gue! ahahahaha. trus gue berangkat, sempet ada insiden kecil. gue mau jatuh dari motor karena mobil depan gue berhenti mendadak dan gue ngerem. yak nahan motor pun gue lakukan, untungnya motornya kecil imut-imut sempet ngga. heeh entahlah. alamat bahu kiri gue yang nahan ini sekarang sakitnya luar biasa. yaudah gue lanjutin lagi ke RS. Elizabeth
sesampenya gue disana, gue sempet suka banget sama konsep rumah sakit ini yang cantik banget menurut gue. tempatnya juga asik banget. heh betah juga gue kalo dirawat disini. hehe. gue cari-cari ruang Lukas, tempat dimana mamanya lenora dirawat. nah ketemu resepsionis ruang Lukas gue tanya-tanya. sempet ngga ada gitu kan namanya, wah sempet panik gue. yah ada-ada aja nih.. untungnya si suster tanya ke pusat resepsionis dan dapet! fyuuh. ada diruang apaaaa gitu namanya lupa gue, yang jelas namanya beda sendiri. yang lain Lukas 1, Lukas 2, dsb.. dia beda ngga pake nomor sendiri, trus sendalnya juga harus dilepas. nah loh! separah apa deh? pas gue buka pintu! jegeeeerr!!! astaga Tuhan Yesus, ini pemandangan yang gue liat bener-bener bikin dengkul gue lemes. lemes se lemes-lemesnya. 
yang gue liat disana ada 4 pasiean yang semuanya pake selang, semuanya hampir dalam keadaan ngga sadarkan diri, dan semuanya itu berjuang buat hidup. gue benci ruang ICU, tapi sekarang gue harus masuk ke KW-annya ICU. serius, gue mau nangis. terlebih pas gue liat mamanya lenora. astagaaaa.. sosok ibu yang biasa gue liat jaga anaknya sekolah minggu, sosok ibu yang biasa gue liat antar anaknya sekolah minggu dan ngga pernah telat dan jauh *belakangan gue tau rumah doi di Ungaran* sekarang terbaring lemah bahkan gue ngga kenal wajahnya karena banyaknya selang. disana dia dijaga sama suaminya, suaminya terus megang tangan dia bahkan kalo suaminya lepas tangannya dia meronta minta dipegang lagi. suaminya terus pegangin tangan istrinya dan sesekali cium tangan itu. gue sedih banget jujur ngeliat kondisi inang ini. gue sempet diem karena ngga tau harus apa, gue takut salah ngomong. 'Tuhan, gue harus ngapain?' teriak gue dalam hati, gue ngga enak mau berbuat apapun. beberapa menit kemudian, seolah kaya jawaban Tuhan.. Kak Yuli datang, haah leganya.. gue dan kak Yuli ngedoain inang itu, gue pegang tangannya sambil berdoa. dia balik megang tangan gue, ada rasa takut yang gue rasain ketika dia pegang tangan gue. entah takut yang seperti apa. tapi kadang takut itu ada, kadang hilang. gue selesai ngedoain. gue bsisikin dia, 'cepet sembuh ya inang, Tuhan berkati' gue cuma bisa bilang begitu.. gue takut nangis dan buat dia semakin ngedown.
setelah gue keluar, gue pisah sama kak yuli. gue sempet duduk buat minum. gue bener-bener ngerasa habis di tampar sama Daddy di dalam ruangan tadi. trus firman hari sabtu, gue diajak buat bikin hidup gue bermakna dan buat kemuliaan Tuhan. kadang itu ngga gue lakukan, nah di ruangan tadi. kesempatan hidup aja hanya beberapa persen. gimana kalo gue belum tuntasin semua tugas gue, tapi gue udah ada di ruangan itu? hah gue bener-bener bengong liat anak-anak main di halaman, orang jenguk, perawat yang ganti infus, pasien yang lagi ngobrol sama keluarganya, muka tegang dari saudara yang jenguk. ya seperti itulah keadaannya, ngga nyaman. tapi ada atmosfer yang luar biasa hebat di dalam sana, KASIH. iya, semua orang saling mengasihi, saling mendoakan, saling kasih simpati dan saling menguatkan. walaupun ada sisi negatif dari penyakitnya, tapi ada hal positif yang bisa gue rasain disana.

get well really soon, Mario, Reinhard, and Lenora's mom.. back to sunday school soon. Jesus bless

Sabtu, 15 September 2012

inang jutek

terkadang, orang itu bisa salah persepsi kalo udah ngeliat orang dari tampangnya. ya walaupun ada banyak istilah atau pendapat dan pemikiran yang bilang 'dont judge the book from the cover'. itu emang bener, tapi gimana juga, cover sangat menentukan mamen! coba aja kalo lo ketoko buku, menurut banyak orang buku itu bagus bagus. misalnya lo mau beli buku motivator tapi pas lo liat sampulnya pembunuhan gitu, apa iya lo masih berpikir itu adalah buku motivator. hehe.

gue sempet digituin beberapa kali sama orang, gue ini kontur mukanya emang jutek ngga ada habisnya. wih males gitu bawaannya kalo ngeliat gue, jadilah banyak yang berpikiran kalo gue itu sombong, ngga bisa bergaul sama orang lain, dan ngga bisa sosialisasi. gue jengkel, ngga terima. ya wong temen gue banyak. gue tanya temen2 deket gue dan mereka mengiyakan. lah trus gue tanyalah kan, trus kenapa lo masih mau temenan sama gue? mereka bilang setelah tau gue, ternyata gue orangnya asik. iya emang sih, banyak orang yang nilai orang main dari luar, ngga diselediki dulu, main nilai dan syudah males interaksi deh.

sama halnya dengan buku, kalo emang bukunya itu depannya pembunuhan orang, tp kenapa ada di rak motivator? aturan dicek, mungkin bukunya benar. buku ini tentang memotivasi bagaimana membunuh orang. kejadian serupa gue alami waktu gue di Padang, hari itu sedang ada acara parheheon naposo sedistrik, gue pikir banyak dan bakal sumpek. kenyataannya sih ya, jauhlah. apaan lelang aja nih ya, perasaan dia-dia mulu yang beli. belakangan gue curiga yang beli adalah panitia sendiri. ahahah habis dikit banget.

jadi gini ceritanya, gue ketemu inang-inang pake kebaya hijo trus bawa tas. dia duduk terus, nah sampingnya inang pendeta (kebetulan gue kenal) gue senyum lah kan, DAMN! KETEK TIKUS! DEMI BUMI DAN LANGIT! *ada suara petir* dia ngga ngomong dan bahkan ngga menatap gue. entah apa fokusnya saat itu. cuma gue jengkel banget. emang daritadi gue perhatiin nih inang nyolot banget. hufft. gue pergi dan merepet lah kan dalam hati dan mulut, gue ketemu abang sepupu gue *pariban gue* dan menumpahkan repetan gue sama doi

gue : bang, inang yang pake baju ijo itu siapa sih?
b.e : hoh, emang kenapa dek?
gue : sumpah, ngga banget! jutek banget! ngga bisa ketawa! aneh! asli! ngeselin!!!
b.e : istri praeses itu.. boru lumbangaol itu
gue : *jegeeeer!!!* ahaha ngga tau gue bang, dan lebih ga tau lagi gue kalo itu boru lumban gaol.. (gue kabur)

abang gue ini marga lumbangaol. haahahaha. halaaah gue ngga peduli siapa dia dan apa marganya. tapi yang buat gue luarrr biasa jengkel adalah dia itu terlalu jutek untuk ukuran istri pendeta. hah mungkin mukanya gitu kali ya? atau mungkin dia lagi sariawan, entah hanya dia dan Tuhan yang mengerti. asiiiiik hihi

yaudalah, gue cuma lanjutin post gue yang sempet kebengkalai ini. byeeeee

bimbang

gue benci dengan istilah 'prioritas' saat ini. entah apa maksudnya, gimana caranya seseorang bisa jadi prioritas, dan gimana seseorang ngga bisa jadi prioritas.
oke, gue akan menjadikan suatu hal prioritas gue ketika hal itu ingin gue capai atau penting. dan gue ngga jadikan suatu hal prioritas kalo itu ngga penting. tapi apa 'suatu hal' itu tau kalo dia gue jadiin prioritas. heh dari istilahnya aja udah bikin males nyebut. sulit euy!

i had a song which is it imagine my mind *tsaaaah*

pertama kali aku tergugah
dalam setiap kata yang kau ucap
bila malam tlah datang
terkadang ingin ku tulis semua perasaan 

kata orang rindu itu indah
namun bagi ku ini menyiksa
sejenak ku pikirkan untuk kubenci saja dirimu
namun sulit ku membenci

pejamkan mata, bila ku ingin bernafas lega
dalam angan ku, aku berada di satu persimpangan
jalan yang sulit ku pilih

ku peluk smua indah hidup ku
hikmah yg ku rasa sangat tulus
ada dan tiada cinta, bagi tak mengapa
namun ada yang hilang separuh diri ku

*yuuuuks basah-basahan lah sana kau, Lid..*

Kamis, 30 Agustus 2012

I N D O N E S I A


Hari ini gue nonton, ngga biasanya karena biasanya gue ya males banget buat nonton apalagi jam segini ya isinya berita. Cukup muak sih ya liat dan nonton apa yang dipermasalahin sama pemerintah. Masih ngebahas soal ke’tatanegaraan’, masih bahas undang-undang, yaa pembahasan yang soal itu-itu aja. Tapi siang ini gue nonton Liputan 6 Siang, berita yang mereka suguhin cukup menarik. Yaaa walaupun masih ada soal si ‘atasan’ tapi ada beberapa berita yang menggelitik hati gue. Anak SD di sebuah daerah yang harus nyebrang arus sungai Cuma buat sekolah. Heloooooo  ada yang mau bantu gue, mungkin gue lupa sekarang udah tahun berapa? Oh iya, udah tahun 2012 ya? Dimana hampir seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati listrik sampe pelosok-pelosoknya. Tapi ini buat sekolah aja adik-adik yang menurut gue masih usia 8-9 tahun itu harus nyebrang arus sungai. Kebayang ngga sih, ketika mereka bangun pagi. Mereka doa dan semangat untuk hari ini, mandi, pakai baju dengan rapi, pakai sepatu, dan sarapan. Lalu pamit kepada ayah dan bundanya, melangkah ringan, namun langkah itu akan terhenti ketika ada di tepi sungai ‘yaaa, jembatannya ngga ada’ sakit banget loh kalo ngebayangin raut wajah mereka yang tadinya sumringah jadi lemes. Mereka lepas lagi sepatunya, mereka angkat rok dan celananya yang udah rapi di pakai dan mereka menyebrang. Jangan tanya gimana nyebrangnya, yang jelas masih tenteng sepatu, gendong tas, dan kalian tau? Mereka masih tertawa nyebrang sungai itu. Miris ya? Ditengah para pemimpin rapat sibuk ngebedah undang-undang, sibuk ributin satu masalah yang sebenernya udah jelas penyelesaiannya kalo ikutin hukum, dan masih sibuk sama korupsi sana sani. Tapi disisi lain, ada anak-anak bangsa, um ngga tepatnya CALON PEMIMPIN BANGSA yang sekolah aja ada rintangannya. Doa gue sih, kelak mereka yang gantiin posisi para pemimpin yang sekarang. Ya mereka punya nilai plus dalam hal perjuangan. Gue sebenernya termasuk orang yang ngga peduli sama apa yang dilakukan para pemimpin itu di Gedung Senayan itu, ngga peduli dengan parkiran yang dibilang show room mobil mewah, ngga peduli dengan perenovasian gedung yang memakan biaya bermilyard-milyard. Gue sangat sangat ngga peduli, tapi yang mau gue kritisi adalah. Gimana sih perasaan lo ketika lo naik mobil mewah, ber-ac, dan di mandiin sama banyak fasilitas mewah tapi anak-anak bangsa di tempat lain masih berjuang buat sekolah. Kalo ngga salah sih ya, ada program pemerintah buat WAJIB SEKOLAH 9 TAHUN bahkan ada walikota yang mewajibkan sekolah sampai 12 tahun. Maksud gue, ngerasa gagal ngga sih lo menuntaskan program wajib-wajib lo itu? Lo yang bilang wajib, tapi lo juga yang ngga kasih sarana. Yang namanya wajib itu sama dengan peraturan nah peraturan itu ada atasan ada bawahan, kalo atasan yang kasih aturan bawahan yang taati. Tapi gimana mau ditaati kalo atasan ngga pikirin gimana cara bawahan itu buat ikut sama aturannya.  Kalo menurut gue sih ya, ada baiknya lo itu debatin gimana bangun jembatan yang kuat buat mereka, malah kalo lebih bagus gimana supaya dapet fasilitas entah itu jemputan entah fasilitas yang lain buat memadai pendidikan mereka. Cape ngga sih dengan istilah Indonesia mau lepas landas? Kapan??? Ya kapan-kapan lah ya kalo pendidikan aja ngga dapet perhatian lebih sama mereka. Ya emang sih seharusnya ngga sama mereka aja masyarakat lain juga, tapi jengkel aja kalo habis nonton berita ini pas ganti chanel eh si pemimpin lagi disidang gara-gara korupsi. Laah itu uang buat apa siih mbasist sama masbro? Hehe
Trus berita kekeringan di sebuah daerah ya masih di Indonesia, apa ya? Kasihan juga sih sama pemerintah Indonesia ini dan gue ngerti kenapa SBY itu kantong matanya sampe segitunya, yaa gimana ngga gue aja gemes loh mikirinnya. Um maksudnya gini, lo itu memerintah di wilayah tropis yang notabene ya masalah kekeringan, kelaparan, gempa, sama musibah-musibah yang lain suatu saat pasti akan terjadi. Tapi kenapa masih ini gitu yang jadi laporan khas lo tiap ada musibah, coba deh belajar dari Jepang yang tau negaranya itu rawan gempa ya dibuatlah rumah dari kayu. Sebenernya sederhana banget ya? Tapi yasudahlah, saran gue sih ya barangsiapa yang mau jadi caln pemimpin itu yang dites itu pengetahuan tentang bangsa Indonesia. Jangan Cuma dikasih tugas menteri lingkungan hidup, tapi menteri atau pemerintah yang lain juga tau lah minimal tentang sejarah, geografis, dan sosial dari negara yang mau lo pimpin. Adalagi yang lucu, khotbah berbau SARA dan bilang ya pemimpin pilih yang seiman, yang harusnya diganti aja boleh ngga? Pilih pemimpin yang pengetahuan tentang Indonesianya nilainya itu 90 lah minimal. Ya Cuma ngerasa bodoh aja ngga sih? Kalo ada berita gini ‘banjir bandang melanda daerah bla bla.. karena bla bla dan warga mengharapkan bantuan’ yahilaaaah gini deh udah tau itu daerah banjir yang harusnya sih dihindarilah ya hal-hal yang buat lo terjebak dalam keadaan banjir, trus yang lucunya walikota atau pemimpin kota tersebut di wawancarai dan bilang ‘kami akan mencari penyelesaian untuk masalah ini’ um makasih pak, sejak dulu-dulu janjinya ya gitu dan ini udah banjir keberapa dengan penyebab yang sama. Entah ya, mungkin memang indonesia itu butuh figur yang tegas dan ngga kompromi. Kalo yang sekarang ini sih menurut gue, mau memutuskan satu hal aja, lirik partai lain yang jadi koalisinya, trus minta pertimbangan dari mereka, dan sebelum keputusannya dapet fyiolaaaaaaa! Banjirnya udah dateng deh. Syalalalala diwawancarainya gitu lagi gitu lagi jawabannya.
Huh, ya intinya cape sih bahas masalah indonesia.. mungkin emang ini yang dialami negara berkembang lainnya. Cukup doakan mereka yang memimpin dan berharap kalo suatu saat nanti gue bisa bener-bener turun tangan bantu mereka yang bener-bener butuh uluran tangan pemerintah dan belum terlihat oleh pemerintah itu sendiri. Ngga Cuma berharap tapi jadi bagian cita-cita sih ya, sayang sekali liat mereka harus berjuang sedemikian sulit padahal di kota fasilitas apa sih yang ngga di dapet. Um pray for pemerintah, pray for Indonesia

Kamis, 16 Agustus 2012

a little story from Padang (part I)

ondeeee mandeee :D :D :D
uni uda, apo kabar???

hehe belagu ya gue baru beberapa hari di padang aja, udah sok-sokan pembukaannya pake bahasa minang. hadeh lid, lid..

um gue mau cerita beberapa kejadian menarik yang gue ambil selama gue di Padang. emang lidya ngapain sih ke Padang? Iya, jadi gini loh papa itu pindah tugas ke padang dan adik cowo gue @cornelisrorizky ikut lah sekolah di padang. nah sekarang gue yang berkunjung ke padang deh. rencana awalnya gue mau ke padang-medan. tapi itu musnah karena papa ada tugas di bukit tinggi tanggal 20-nya. iya sempet sih, tapi ya itu tadi.. maksa banget. wehehe
nah yaudahlah ya, gue berangkat hari sabtu *lagi lagi itu sifatnya dadakan ya sodara-sodara* bokap main telpon dan bilang 'tiket mu sabtu ya, packing!' dan itu dikabarin hari kamis. padahal rencananya selasa. semena-mena banget ya bapaknya si lidya ini -,- yaudah gue kan anak yang baik dan akhirya gue nurut ajalah kan. gue packing dan PADANG, HERE WE GO!!!!
selama take off sampe beberapa menit sebelum landing gue tidur *iya, emang kebo banget tapi ngga peduli gue* ahaha. gue bangun 20 menit sebelum landing dan itu dikarenakan pesawatnya mengalami cuaca buruk jadi goyang-goyang bikin sportjantung gitcuu deeh ahaha. iya, pernah ngerasain yang namanya ada diatas, yang mana kalo ada apa-apa gue pasti jatohnya kebawah, bukan masalah jatohnya tapi dimana nanti gue jatoh itu masalahnya. trus pesawatnya goyang-goyang sesuka hatinya dan turun ngga jelas kaya lo ada di lift tapi lebih cepet lagi. wahaha asik banget lah intinya, iya selama 20 menit itu sukses buat gue doa dan menyerahkan hidup gue bener2 sepenuhnya sama Tuhan. *cieilaaah lid, gaya lo!* ahaha nah belum lagi ada ibu-ibu trauma gitu deh kayanya, dia bener2 selalu ngeliat ke gue. awalnya gue pikir karena gue makan makanya diliatin, eh ternyata karena dia takut dalam keadaan kaya tadi. ada kali ya, selama selang 5 menit dia selalu balik ke belakang dan tanya 'dek, ini gak kenapa2 kan ya?' dan gue dengan senyum kecut berusaha menenangkan dia setenang mungkin bilang 'iya bu, ngga apa kok' padahal sih dalam hati udah meringis hahaha
nah landing lah gue, yiaaaay SAMPE!!! bandaranya internasional tapi kecilnya -,- dasar ya indonesia. nah atap bandaranya rada-rada rumah gadang gitu, gue ngebayangin kalo gue ke bandara polonia di Medan kalo bandaranya pake rumah bolon gitu *seperti rumah panggung, dibawahnya kandang babi biasanya* bisa dihitung yang mau ke Medan kalo gitu keadaannya. hahaha trus gue nunggu koper dan ketemu sama papa. yiaay, ketemu um cipika cipiki dulu ah hehe. habis itu nunggu adik sepupu gue lagi yang dari medan. Dan, yak perjalanan gue benar-benar ada di padang baru saja dimulai :')

Senin, 30 Juli 2012

bingung mau kasih judul apa

PRAAANG!!!!!
aku masih melihat darah berceceran dilantai berikut dengan serpihan kaca lemari yang pecah. abang ku memeluk ku, kami bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. mama dan papa terus saja bertengkar,
"bang.." rengek ku sambil menangis. abang ku memeluk ku, "dek, jangan takut ya ada bang jojo disini" kata-kata bang jojo sederhana namun cukup menenangkan ku.

"kamu tuh brengsek! kamu itu ngga pernah terbuka soal keuangan.. aku ngga pernah kamu libatin dan sekarang giliran ngumpul sama keluarga aku aja yang disalahin!!" mama masih dengan teriakannya. setidaknya aku beruntung memiliki rumah yang besar dan tetangga dipastikan tidak mendengar apa yang mereka ributkan. malu.
"kamu juga ngga pernah mau introspeksi diri. ngga pernah dukung apa yang saya cita-citakan. kekhawatiran mu terlalu berlebihan!!" jawab papa lagi
"salah saya memikirkan pengeluaran anak-anak? saya ngga punya waktu buat pikirin biaya senang-senang kamu!!"
"siapa yang ngga mikirin biaya anak-anak? saya biayai jojo dan jeje kok! kamu aja yang ngerasa udah paling menderita jadi manusia!!" suara papa semakin kuat karena sudah merasa dipojokkan.

aku tidak dapat menahan air mata ku dan akhirnya menangis kencang. mama menengok ku, papa juga ikut mencari. mereka menemukan kami dengan wajah ketakutan di bawah tempat tidur, mama menggendongku.
"lihat akibat perbuatan mu!" mama membentak papa sambil membawa ku ke kamar. papa menarik bang jojo dan menggendongnya
"maafin papa ya, jo.. kalian ngga harus liat ini" ujar papa sambil memeluk bang jojo. bang jojo hanya diam dan berkaca.

aku terbangun keesokan paginya, tangisan ku sendiri membuat ku pusing dan akhirnya aku tertidur. aku yang masih berusia 3 tahun mencari mama ketika aku terbangun. mama sedang merawat bunganya
"mama ngga kerja?" tanya ku
"ini kan sabtu sayang.." jawab mama sambil menghampiri ku
"papa sama bang jojo mana ma?"
"papa pergi sama bang jojo, mama ngga tau.. "
"ma.." ujar ku lirih, kepala ku pusing dan akhirnya aku jatuh.
aku rasa aku sedang dalam tidur panjang dan ketika mata ku terbuka mama, papa, bang jojo sudah ada disekitar ku.
"jeje, kenapa?" tanya bang jojo
aku menggeleng, lemah sekali bahkan untuk sekedar berbicara
"nah jeje, sekarang minum dulu ya" ujar dokter keluarga kami. aku memaksakan diri ku untuk menegak minuman ini.
"nanti kalau jeje pingsan lagi, langsung di bawa ke rumah sakit aja ya mba.." ujar bu dokter yang adalah teman mama
"oke deh Lin.. terimakasih ya.." ujar mama
"yaudah aku permisi dulu ya" pamit dokter Linda
"mama anter dokter dulu ya"
mama dan dokter Linda pergi keluar, papa mengikuti dari belakang sebelumnya papa menitip bang Jojo pada ku
"bang Jo, aku kenapa tadi? kok aku bobo lagi?" tanya ku
"gatau dek, bang Jo juga ngga ngerti.."

Doa Mengubah Sgala Sesuatu

saat keadaan sekeliling ku ada di luar kemampuan ku
ku berdiam diri mencari Mu doa mengubah segala sesuatu

saat keadaan di depan ku mengecewakan perasaan ku
ku menutup mata memandang Mu sbab doa mengubah segala sesuatu

doa orang benar bila didoakan dengan yakin besar kuasanya
dan bila doa yang lahir dari iman berkuasa menyelamatkan

sperti batang air di tangan Mu mengalir kemana pun Kau mau
tiada yang mustahil di mata Mu doa mengubah segala sesuatu

gue juga bingung kenapa ketika gue bangun, gue pengen banget denger lagu ini. pernah denger sih waktu kak @evisianipar puter lagu ini di kamar. gue jadi pengen denger lagi dan lagi. Dan saat ini mungkin itu yang lagi gue rasa ya, jadi  gini ceritanya
pas baru bangun tidur tadi, gue ditelepon sama bokap dan lagi-lagi bokap buat gue bad mood ketika dia minta gue transfer balik uang yang dia kirim, which is uang itu mau gue pake buat bayar buku adek gue dan beli buku gue juga. gue mendadak diem dan ngga bisa ngomong apa-apa. mau gue bilang jangan, tapi bokap lagi sakit juga dan gue juga ngerti ya ngga mungkin lah ya bokap jahat sama gue. yaudah gue iya-kan lah. saat ini, gue dan keluarga gue lagi dikasih sedikit kerikil kecil. mama dan papa yang lagi seneng beda pendapat dan melibatkan banyak keluarga bokap. sedih banget, kalo dibilang. tapi ada maksud kok pasti di balik semua ini. dan tiba-tiba gue kepikiran sama lagu ini. eh pas gue denger bener-bener liriknya, 'ih keren juga ini lagu dan iya bener juga.. doa besar kuasanya dan renungan kemarin itu kan soal iman. dimana lo percaya total akan rancangan Tuhan disaat lo ngga liat Dia dan hanya bisa mengimani itu lewat doa.' iya cuma itu yang gue ingat dan itu yang pikiran gue kasih. gue beruntung masih di kasih masalah seperti ini sama Daddy. 
'its oke Dad, im oke :) lidya tau kok Daddy ada sama lidya dan lidya percaya kuasa dari sebuah doa. mungkin saat sekarang lidya ngga ngerti tujuan masalah ini apa. tapi satu hal yang lidya percaya Daddy ada disekitar lidya dan gandeng tangan lidya. aku kan mau jadi calon psikolog pasti deh nanti masalah klien aku ada yang seperti ini, makasih buat pengalaman berharganya Dad. lidya cuma minta dikuatin dan jangan biarin tiap detik yang berjalan dari penyelesaian masalah ini berlalu gitu aja tanpa ada pelajaran yang bisa aku ambil. yap, im oke.. aku tetep percaya, kalau Daddy izinin lidya ambil bagian di dalam penderitaan Daddy yang artinya Daddy lagi merancang agar ku dimuliakan. ada berkat di balik persoalan'

Rabu, 25 Juli 2012

id vs superego = ego

"gue kayanya perlu ke psikiater deh" ujar ku sambil memandangi foto papa
"hah? gila lo!! ngaco! dapet pikiran darimana?" ujar Kezia teman ku
aku berpaling memandangi Kezia, aku memeluknya "gue pusing Key.. pusing banget, gue ngga ngerti. gue jauh dari papa, gue kangen papa walopun gue bisa telepon dia, tapi itu beda tiap denger doi becanda sama adek gue, gue ngga takut sama penyakit gue tapi gue cuma ngga pengen buat nyokap pusing dan khawatir sama penyakit gue. tiap gue pulang, mesti banget ya gue check up. iya, gue ngga jaga kesehatan tapi ngga kayanya semua orang bilang gitu, muak! gue juga pusing sama cowo gue, gue ngga tau apa yang salah sama sifat gue, gue cuma mau ngerti dan coba dengerin dia, apa yang dia mau buat gue tapi gue sendiri malah pusing. gue kesel! gue kesel sama diri gue sendiri." aku mulai emosi di pelukan Kezia, sahabat ku. Kezia hanya memeluk ku. dia ikut menangis.
"sabar ya Widy sayaaaang.."
aku masih sesegukan, "lo tau Key, gue sayang banget sama cowo gue. kata-katanya kadang nyakitin, tapi hati dan pikiran gue coba terima dan masih bilang kalo ini buat ngoreksi diri gue dan itu tandanya dia sayang sama gue.. tapi kadang keegoisan gue muncul dan gue ngga mau terima tapi sulit loh buat hilangin itu.. suliiit"
"Widy.. udah udah. jangan dilanjutin lagi" Kezia kali ini mengguncangkan badan ku. 
"gue cuma ngga mau putus sama dia.." ujar ku lirih, "dia baik Key, dia ngerti gue. walopun kata-katanya kadang ada yang nyakitin gue, tapi dia berusaha buat kontrol kata-katanya buat gue. baik banget kan ce? gue cuma mau dengerin dia tapi kadang gue jadi ngga bisa ngontrol perasaan gue"
Kezia mengusap air mata ku, "Widy sayang, ngga ada yang salah sama karakter Widy. iya Key ngerti kok, kita ini masih tahap perkembangan remaja menuju dewasa, inget kan kata Bu Dini remaja itu kurang kerjaan sama pikirannya, apa yang ngga penting kadang dipikirin dia sendiri. sebenernya itu cara untuk jadi dewasa kan? dia mau mandiri dan belajar ambil resiko, hanya aja kekurangan remaja daripada dewasa itu ya remaja ngga jauh mikir ke depan resikonya dan orang dewasa memikirkan itu. itu semua proses belajar Widy sayang.." ujar Kezia
aku masih menunduk, air mata ku masih terus mengalir. "Widy kangen papa, widy mau jadi psikolog, widy mau jadi contoh buat adik-adik widy, widy mau buat adik-adik sekolah minggu bangga kalo widy jadi kakak mereka, dan widy juga ngga mau kehilangan pacar widy apalagi kehilangan kezia. widy sayang sama kalian semua" aku memandang Kezia, "Key, widy kadang sempet mikir apa widy belum cocok ya buat pacaran? soalnya widy kok lemah banget. Key tau? kadang koreksi itu menyakitkan dan buat widy jadi ngga percaya diri lagi. kadang kalo sakit widy kambuh, widy cuma tanya kenapa harus penyakit yang kaya gini sih? disaat widy lagi nge-mc tiba-tiba migrain karena kecapean. itu buat widy ngerasa lemah banget. tapi Kezia bilang sama widy kan, widy ngga boleh cengeng. widy ngga boleh sedih. widy harus tetep semangat dan tetep yakin sama diri widy sendiri"
Kezia mengangguk, memeluk ku lagi. aku sangat membutuhkan pelukan Kezia saat ini. pelukan sahabat yang mengerti. sebenarnya, Kezia tidak perlu berkata, tersenyum, mengangguk dan memeluk saja sangat membantu ku.
"Widy sayang, udah ya jangan sedih lagi. Key jadi ikut sedih kalo kaya gini, sekarang gini aja deh widy fokus sama diri sendiri dulu.. coba tenangin diri sendiri dulu kalo emang mau pergi sendiri juga gak apa-apa kok, sah-sah aja. coba belajar dari apa yang widy liat selama seminggu ini. kalo emang ngga mau komunikasi sama cowo widy juga gak apa kok, yang penting widy bisa berpikir jernih dulu ya.. jangan gini terus, Key ngga mau widy jadi sedih dan ngedown cuma karena masalah seperti ini. ini bukan widy yang Key kenal dulu. yang Key kenal, widy itu lebay, cerewet tapi masih lembut, punya sisi keibuan buat adik-adik sekolah minggu, toleransi, dan mau ngalah kok. widy cuma perlu benerin beberapa sifat mu aja kok sayang. Key yakin widy pasti bisa. inget ngga Key pernah bilang apa? yang kenal dan peduli sama diri kita siapa?" tanya Kezia dengan senyum konyolnya
aku tersenyum menunjuk hati, "di sini.." ujar ku sambil tertawa garing
"nah gitu dong, ketawa.. ya walaupun masih garing sih.. masih banyak orang yang sayaaaaang banget sama widy di luar sana.. widy juga punya hati buat sayangin mereka, jangan fokus sama pikiran widy yang inferiorin diri ah, ngga baik loh. cuma, itu egois, suka cemberut, dihilangin. sama dalam hadapin apapun kata-kata orang coba dengerin pake kepala dingin dan tarik nafas sambil bilang??"
"keep smile, keep strong, and keep young.." ujar ku dan Kezia bersamaan. kami kembali berpelukan
"thanks Key, for being here"
"ur well, darl.. jangan ngedown lagi ya, Key ngga suka"
aku tersenyum. terimakasih Dad :)

Sabtu, 21 Juli 2012

perpisahan adik-adik sekolah minggu

halo semuanyaaaaaaa????!!!!!
wehehe
sudah lama tak bersua ya? hehe

hari ini hari minggu, 22 Juli 2012 dan gue mau cerita soal perpindahan adik kelas sekolah minggu gue. well, di kelas gue sendiri gue ucapkan bye-bye pada 14 orang adik ku. sedih sedih seneng gimana gitu, pasalnya mereka yang naik kelas adalah mereka yang rajin, mereka yang aktif, dan mereka yang seru-seru di kelas A. iya gue udah sayang juga sama mereka. hehe
nah sebelumnya gue mau cerita gimana dari pagi sampe sekarang gue udah nyampe lagi di kosan kan?
jadi pagi-pagi hp gue bunyi tanda alarm gue ngebangunin gue tepat jam 5, gue masih enak tidur-tiduran yang akhirnya kebablasan dan yak, gue ketiduran lagi dan bangun jam 6 kurang 15 menit. tanpa ada rasa kaget sedikit pun, gue mutusin buat mandi. trus gue bangunin febri lah kan sama kak evi, setelah gue mendengar erangan dari kamar febri gue pikir dia udah bangun. gue mandi dan renungan, oh ya renungan gue kali ini tentang berbagi duka dengan Allah which is renungan gue kali ini ada hubungannya sama peristiwa hari ini. yap, gue mandi tapi lampu kamar febri masih aja mati, gue bangunin lagi. trus gue sempet masak mie dulu kan, karena biasanya kalo mau skm gue jarang absen buat sarapan. bisa tepar gue nanti, gue bangunin mereka lagi, kak evi bangun sambil bilang 'duh udah jam 7, kesiangan nih' gue menenangkan dia, 'udah mandi  aja kak kalo mau gereja' gue pikir, gue bakal bareng sama mereka kan naik taxi. gue tunggu-tunggu si febri ngga bangun *dasar kebo emang* dan kak evi malah tiduran. wah udah ngga bener nih, gue telepon bang ronald ngga diangkatl oke, fix gue naik taxi sendiri. waaah gue langsung lirik dompet, fyuh masih adalah buat ongkos naik. sempet ngedumel sih gue, tau susah dibangunin gue naik bis daritadi pagi. yaudalah, berbagi duka dengan Daddy, gue tau Dia juga ngerti perasaan gue. gue cuma bilang 'Dad, ini sebenernya udah telat. tapi gpp deh naik taxi. kalo bisa ibadahnya belum mulai ya'. gue berangkat dengan kecenya naik taxi dan sendirian. sampe di gereja, yihaaaa belum mulai ibadahnya. pas nyampe gereja, gue ngeliatin bakal duduk sama siapa soalnya gue ngga bawa kidung jemaat, bukan cuma ngga bawa ding di semarang ini gue ngga punya kidung jemaat. gue lirik-lirik, yap dapet deh si Ian dan Pungu *anggota naposo juga* nah habis itu gue ibadah dan khotbahnya itu tentang kesatuan dalam Kristus. setelah ibadah, perasaan gue lebih lega lagi buat melayani adik-adik sekolah minggu. gue nunggu sekitar 30 menit sampe beberapa adik-adik dan kakak sekolah minggu dateng. setelah mereka dateng, ibadah dimulai. jadi hari ini gue bertindak sebagai yang memimpin pujian dan aunty pipik yang cer-tung (cerita tunggal) kami sebut ini litle party hehe iya cuma ada acara penyerahan simbolisasi ke adik-adik di kelas baru dan makan kue. seneng sih ya acaranya sukses bisa dibilang, semua fun, semua ketawa, dan adik-adik yang berprestasi bisa dapet hadiahnya. setelah acaranya selesai, tinggal gimana pulangnya. bagian kendaraan kan ini mesti, si ochi sama vina bawa motor dan febri ke tempat kakaknya, lalu gue? iya gue sendiri dan mencari tebengan ke abang-abang naposo. aaa ngga ada kan nih, um gue sempet cek dompet lagi. arrgh tinggal 10ribu dan ongkos gereja-kosan 30rb gimana caranya? aah ya, gue inget di atm ada uang. gue panggil taxi lah ya, pas minta ke atm gue utak atik password atm kok transaksi ngga bisa di proses? aaaa gue sempet panik, pucet dan frustated. pas gue cek saldo, kalian tau sodara-sodaraaaaa? iya, tinggal 21.000 huaaa gue mau nangis darah, gue langsung telepon nyokap tanya udah transfer atau belum. nyokap jawab belum, untungnya nyokap mau langsung ke atm setelah tau keadaan gue. wehehe love you, mom. gue sms kak evi sama kak tesda, mereka ada di kos atau ngga. 2 menit, ngga ada balasan, 3 menit ngga ada balasan. gue sempet kacau, duh gimana nih. gue puter otak, uang gue cuma 10ribu di dompet, nyokap belum laporan. oke, 5 menit. ternyata mereka ngga ada di kos. matilah aku! iya gue sempet mikir apa yang bisa gue jual, ternyata ngga ada. ahahaa ya ngga rela juga sih gue. sampelah gue dikosan, gue lari ke belakang nemuin ibu dan pinjem uang ibu. syalala untungnya ada, gue bayarlah sama supir taxi yang ternyata sabar dan baik banget nungguin gue
hehe sekilas kayanya hari ini gue apes, ya emang rada apes sih ya. tapi not at all kok, gue berbagi sama Daddy. buktinya? selama perjalanan pulang tadi gue ngadu sama Daddy dan bilang kalo gue ngga ada uang lagi, dan gue masih tetep tenang selama perjalanan dan percaya ada jalan keluar. ya bener aja sih, walopun di kosan ngga ada kak tesda atau kak evi ada ibu. iya, bantuan yang ngga terduga dari orang yang ngga terduga juga. hehe



oke deh, buat adik-adik ku yang baru aja naik kelas kak lidya ucapin
SELAMAT YA ADIK-ADIK KU SAYANG
sukses selalu dalam kelasnya, tetep rajin ya sekolah minggu dan tetap jadi kebanggaan mama papa dan Daddy Jesus. semakin bisa doa sendiri, semakin ngerti firman Tuhan, dan bisa jadi juara deh di sekolahnya. wah tanggung jawabnya udah bukan anak TK lagi, tapi udah SD. jadi tetap semangat ya sayang :')

kak lidya sayang kalian ^^