Jumat, 28 Desember 2012

harus terpisah?

aku merasa lega akan keputusan yang aku buat.

yes, this is the and of road for us. sedih memang, tapi aku rasa ini yang terbaik. persepsi mu dan persepsi ku sangat berbeda dan ini yang menjadi penghalang terbesarnya. banyak yang berkata kalau kita bisa melewatinya ini akan sangat menyenangkan. tapi, aku rasa tidak sesulit apa yang kita rasakan sekarang. kamu dan aku berbeda harapan. mungkin karena jarak yang memisahkan.

apa yang kamu rasa sakit, itu melegakan buat ku jika diucapkan. apa yang menurut mu baik, belum tentu baik untu ku. kita bertolak belakang. memang itu bukan suatu alasan, tapi dengan jarak yang jauh aku rasa aku belum siap. ini sulit untuk ku.

akhir kata, aku ingin ucapkan terimakasih buat semua yang telah kamu berikan kepada ku. pelajaran, kebahagiaan, tawa, canda, sedih, kecewa, sebal dan semua rasa. sungguh aku banyak belajar bersama mu. aku berharap yang terbaik untuk mu. berharap bahwa kamu akan mendapat seseorang yang lebih baik dari ku.

aku tidak ingin kembali, um mungkin ego ku yang berbicara saat ini. lebih tepatnya, aku tidak tahu bagaimana kita ke depannnya, tapi sejujurnya aku ingin berpisah dan hanya ingin menganggap mu sebagai sahabat. aku tahu pada akhirnya hubungan kita akan tidak baik, terbukti sudah setelah kamu mengunfollow akun twitter ku dan mengunfrien akun facebook ku. aku hanya tersenyum pedih memandangi layar laptop ku. mencoba memahami bahwa itu adalah proses yang harus kamu lewati untuk berpisah dengan ku. aku memahaminya, sungguh.

sekarang, waktunya aku untuk maju ke depan begitu juga dengan mu. aku punya banyak tugas dalam hidup ku. aku mencoba untuk menemukan kedamaian dalam diri ku, kedamaian yang menjadi kerinduan ku dan itu aku dapatkan ketika aku bertemu dengana adik-adik sekolah minggu ku. aku akan mengikuti apa yang papa katakan bahwa aku harus sukses terlebih dahulu, dewasa dalam kognitif dan tindakan, dan tahun mau dimana masa depan ku dibawa. dengan sendirinya lelaki banyak yang mengejar mu.

terimakasih sekali lagi, aku akan merindukan saat bersama mu. doa ku akan selalu sama, semoga kita tetap bisa berteman.



aku yang akan menjadi bagian masa lalu mu.

Selasa, 25 Desember 2012

untuk kamu, yang disana

halo, selamat natal ya buat kamu.. teman ku
damai sejahtera melingkupi mu senantiasa

aku hanya ingin mengeluarkan beberapa 'unek-unek' atau perasaan ku kepada mu.
awal aku melihat mu disalah satu jejaring sosial, aku tersenyum kecil. ya aku punya teman di semarang nanti. semester 1, aku tidak terlalu dekat dengan mu. um dekat? sama sekali tidak bahkan, karena kita berbeda kelas dan yang ku tau kau sangat pendiam. ya itu setidaknya yang ku tau sedikit tentang mu.
semester 2, kita menjadi semakin dekat. bertiga dan orang-orang memiliki julukan tersendiri untuk kita. remember? sedikit demi sedikit aku tahu tentang karakter mu, walaupun ada yang tidak aku suka namun aku tetap mengasihi mu karena kamu adalah teman ku, ya teman seiman ku. well, menyenangkan sekali ketika kita menjadi satu atap. kita suka berbagi, bercerita, dan berdebat. awalnya aku menikmati masa-masa itu, namun hm entah, aku merasa terjadi kekosongan dalam diri ku ketika berbicara dengan kalian. entahlah, aku pikir ini hanya perasaan ku.

kita naik semester 3 dan ada beberapa kelas yang mengharuskan kita bersama. awalnya aku pikir aku dapat berbagi pelajaran dengan mu. namun ternyata tidak seperti itu, kamu malah lebih tertarik dengan obrolan 'kosong' ketimbang belajar bersama. ya, mungkin memang harapan mu dan harapan ku berbeda satu sama lain. aku mencoba memahami.
kamu pernah ingat? aku menawarkan mu menjadi guru sekolah minggu bersama ku? aku menawarkan kau untuk hadir ke dalam gedung sekolah minggu. sebelumnya aku selalu bertanya kepada mu, apa kah kamu sudah yakin akan keputusan mu? dan kamu dengan mantap mengatakan ya. aku menunggu mu, aku memberitakan kepada kakak-kakak sekolah minggu bahwa ada satu teman ku yang ingin bergabung dengan gembira dan sangat antusias aku menceritakan kepada mereka. mereka mengangguk. aku menunggu tapi kamu tidak datang, dan mereka mempertanyakan. ada sedikit rasa kecewa dalam diri ku, ah mungkin tidak siap. pikir ku, aku menanyakan pada mu ketika kita bertemu dan alasan mu, karena kamu tidak punya teman disana dan tidak tahu harus kemana? aku terperangah, ya mungkin dia belum mengerti. aku kembali mengatakan untuk kau hadir kembali dan membuka jalan. tapi hal yang sama terjadi pada minggu berikutnya.
sesudah kamu pulang dari rumah mu, entah ada angin apa kamu merasa sangat mantap untuk menjadi guru sekolah minggu. ada sedikit rasa pesimis dihati ku. aku mendengarkan alasan mu, kamu terpacu ketika adikmu sudah menjadi guru sekolah minggu juga. lagi-lagi aku ingin mengatakan, cobalah untuk mengoreksi hati mu kawan dan kesiapan hati mu lagi. aku tidak menganggap diri ku layak dan benar, tapi yasudahlah. aku mengokekan dan mengajak mu kepada kak yuli.

lalu tiba saatnya kita ada dalam satu kepanitiaan. ini adalah awal dimana kita harus seperti ini, kesalah pahaman, ketidak terbukaan dalam kepanitiaan yang menjadi alasannya. entah aku memang tidak baik menjadi pemimpin atau kamu yang sangat egois ingin dimengerti oleh semua orang. ada banyak umpatan yang dilayangkan pada mu, kamu tau? siapa orang pertama yang mendengar umpatan yang dilayangkan orang lain pada mu? itu aku. kamu tau? bagaimana rasanya bila pekerjaan mu harus dikerjakan orang lain yang sama tidak mengertinya dengan mu. aku tahu, mungkin kamu akan berpikir tidak usah percaya kepada orang yang menganggap oranglain sama dengan mu. tapi, ayolah cobalah menilai dan berpikir dari sisi atau kepala orang lain kawan. jangalah merasa dirimu terjembab sendirian dan merasa paling terpuruk. kamu tau apa yang membuat ku sakit? ketika mereka semua menceritakan umpatan mereka kepada mu. disaat aku ingin sekali melihat diri mu dari sisi yang teramat positif ditengah umpatan orang lain kepada mu, namun sulit. sangat sulit. mereka menjelekkan mu di depan ku. kamu bisa jelaskan kepada ku, bagaimana cara untuk memikirkan hal yang positif tentang mu?

ah ya, aku lupa menceritakan bahwa aku tercengang luar biasa ketika aku mengetik sebuah keyword di google. ketika itu aku lupa alamat blog ku, ketika aku mengetiknya. ada namamu. aku kaget, dengan rasa was-was dan berharap itu bukan mu aku membukanya. JRENG! itu kamu, iya itu kamu. dengan alamat blog yang sama dan dengan 'tipe' postingan yang sama. aku diam. kenapa?
setelahnya, kamu menunjukkan ada banyak perubahan pada dirimu yang mulai ingin terlihat berbeda dari diri mu. orang kebanyakan menyebutnya 'mulai gaul' aku tidak mengerti tujuannya apa. ya, kalau behavioristik mengatakan orang akan berubah seiring dengan bagaimana lingkungan membentuk mereka.

kamu ingat moment dimana aku meminta maaf kepada mu dan berbicara pada mu di kamar? kamu mau tau bagaimana rasanya? hm mungkin supaya kamu bisa melihat dari sisi orang lain ya.. aku akan beritahukan. rasanya teramat sakit, aku meminta maaf dan kamu hanya tidur seolah tidak menganggap aku, kamu tidak menatap ku dan kamu asyik dengan handphone mu. kamu tau? rasanya hati ku ingin sekali berteriak, Tuhan apa ini proses yang harus aku lewati? kamu mau tau lagi, kenapa aku menguatkan diri ku untuk meminta maaf kepada mu? itu semua aku lakukan untuk adik-adik ku sekolah minggu. yang aku rasakan adalah rasa sakit ketika mengajar di dalam ruangan, ya kita seruangan dan kita tidak saling bertegur sapa dan kita saling membuang muka. sakit rasanya. aku berhadapan dengan malaikat-malaikat kecil ku dan aku memberitakan tentang kasih pada mereka, namun tidak ada kedamaian di hati ku. aku belajar memaafkan mu.

aku tahu, kamu dan aku berbeda. ya, kita punya banyak perbedaan. aku tidak ingin menganggap dirimu sama dengan ku, karena aku pun tidak ingin disamakan dengan orang lain. tapi kita punya sistem dalam hidup, kita punya semacam keteraturan yang memang harus dijalankan oleh semua orang. tolonglah untuk membedakan dan mau sedikit melembutkan hati mu. aku tidak ingin berpikir bahwa kau tidak pantas dalam melakukan suatu hal, namun bantulah aku untuk sedikit memberikan tempat positif untuk mu dihati dan pikiran ku. karena sejujurnya tempat itu mulai terkikis dan aku tidak ingin ada benci diantara kita. aku juga mengirimkan ucapan natal kepada mu, ya mungkin itu tidak masuk ke dalam handphone atau mention mu. namun aku menunggu jawaban dari mu. namun itu tidak aku dapatkan.

sekarang, aku tidak mengerti siapa yang keras? apa aku yang terlalu mengasihi mu? apa aku yang terlalu berharap lebih kepada mu? hm itu memang salah satu kelemahan ku, aku mudah sekali mengasihi orang yang sudah kuanggap seperti keluarga ku, padahal aku tau rasanya disakiti orang yang terlalu kita sayangi.
mungkin banyak umpatan yang kau berikan kepada ku, mulai dari sombong, bossy, munafik, atau apalah. aku terima. tapi tolong, aku ingin kau membuka sedikit pintu hati mu untuk ku. aku ingin belajar mengampuni mu, sulit loh mengampuni, ketika orang itu masih terus menunjukkan sikap egois dan angkuhnya dihadapan kita sendiri. terlebih aku masih harus mendengar umpatan orang tentang mu. aku meminta tolong kepada mu untuk jangan mempersulit aku, tolong lembutkanlah hati mu dan mulailah berpikir dari sisi orang lain. kalau saja kau masih terus dengan prinsip mu untuk tidak percaya kepada orang lain yang menganggap dirinya sama dengan mu, aku merasa kasihan kepada mu. tapi ya memang, ketika kamu tidak berpikir dari sisi orang lain kamu tidak akan pernah merubah prinsip mu.
kita ini satu pelayanan dan satu tujuan yang mau kita layani, aku lagi-lagi tidak memaksa mu untuk berprinsip sama dengan ku tentang adik-adik sekolah minggu. namun inilah yang aku rasakan, aku tidak nyaman ketika mengajar jika wajah, cara mu melihat dan menjawab ku seperti menjawab binatang. haha entah berlebihan atau tidak namun itu yang ku rasakan. 

hm baiklah, terimakasih sudah mau membantu ku lewat sini. aku bisa sedikit lega, aku akan terus mencoba mengampuni mu. aku hanya meminta bantulah aku jika kamu berkenan kepada ku.
maafkan kesalahan ku yang sudah menyakiti mu terlalu dalam. selamat natal sekali lagi



regrads,
aku yang selalu menunggu ucapan yg hangat dari mu.

Senin, 24 Desember 2012

Selamat Natal dan Maknanya

halo :)
selamat natal buat kita semua :) Salam sejahtera ya ^^

hm hari ini, 25 Desember 2012
hari dimana seluruh umat Kristiani di dunia merayakan natal. sebelumnya, pernak pernik natal sudah menjadi incaran banyak orang. tata kota dihias sedemikian rupa dengan ragam pohon natal, lampu dan hiasan-hiasan lainnya. menyenangkan sekali memang.

aku pribadi sangat menantikan moment natal. moment yang memang sangat damai, seluruh keluarga berkumpul bersama, makan bersama, saling bercanda, saling terbuka satu sama lainnya. aku selalu merindukan moment natal dengan makanan, film-film yang ada, kehangatan yang terasa wah pokoknya semuanya lah ya

sepulang ibadah natal ini aku ngga sengaja buka video dari sahabat ku, @kheziasl. Cerita videonya gini

di Surga, Tuhan Yesus yang MEMONITOR semua aktivitas manusia di dunia yang sibuk menghias dunia dengan semua dekorasi natal. para malaikat juga sibuk mempersiapkan perayaan natal, mereka sangaaaat sibuk dengan semua pesan natal dan ucapan kepada Tuhan Yesus. sampai ada satu surat dari manusia, yang disampaikan salah satu malaikat dan surat itu intinya tentang bagaimana si manusia 'mengundang' Yesus masuk ke hatinya. Yesus terkesima, Dia pun bersiap dengan pakaian terbaik-Nya karena ingin bertemu dengan anak-anak-Nya. Dia turun ke bumi, ketika sampai di bumi Yesus datang ke sebuah festival natal. Dia sangat gembira, namun apa yang dia temukan? ketika dia bertemu dengan sepasang kekasih, Yesus tersenyum namun diabaikan dan mereka asyik jalan berdua. bertemu dengan seorang ibu yang menggendong anak-nya, si ibu membuang mukanya, namun berbeda dengan anaknya yang sangat antusias melihat Yesus. Yesus senang dengan ekspresi si anak, namun si ibu dengan rasa khawatir menjauhkan sang anak dengan Yesus. Yesus menangis. lalu, ada segerombolan anak dengan topi santa claus bernyanyi. awalnya Yesus sangat senang, namun setelah mendekat bukan lagu pujian melainkan lagu dunawi serta minuman keras di tangannya. mereka mabok. Betapa sakit hati Yesus. lalu Dia datang menuju sebuah gereja yang sedang merayakan ibadah natal, ketika Yesus tiba ada sekumpulan anak yang sedang memainkan drama natal. Yesus senang, seketika anak-anak melihat kebelakang kearah Yesus mereka tertawa dan ingin memeluk. Yesus menyambut dengan pelukan hangat, namun yang terjadi? Mereka berjalan melewati Yesus sambil bersorak dan menghampiri santa claus yang berada tepat dibelakang Yesus. mereka menginginkan hadiah. Yesus kembali termenung. Yesus pergi, betapa hancur hatinya. Yesus pergi. Lalu tampaklah seorang pengemis sambil minum-minuman keras, Yesus datang menghampiri pengemis tersebut dan memeluknya erat. si pengemis bingung namun merasa damai. tapi hatinya meraung-raung. Dia menyimpan banyak kebencian di dalam dirinya. Yesus terus memeluknya membiarkan dirinya dipukuli oleh pengemis yang masih dalam pelukannya, tempat si pengemis menyalurkan semua kebenciannya. Yesus menangis, disaat hari kelahiran-Nya, masih ada anak-Nya yang tidak merasakan kasih dan kedamaian natal. Yesus terus memeluk sampai pengemis itu merasa cukup tenang. Yesus memberikan baju 'indah' natalnya kepada pengemis itu dan mengganti bajunya dengan baju compang camping milik pengemis. Yesus pergi, Dia duduk termenung di taman. kenapa seperti ini hari kelahirannya? semua menyiapkan dengan sangat baik namun mereka tidak menyiapkan tempat di hati mereka untuk Yesus diami. tiba-tiba datanglah seorang anak, mengulurkan tangan pada Yesus dan membawa-Nya kepada rumah kumuhnya. anak itu tinggal bersama dua orang adiknya dan mereka hidup sebagai anak yatim piatu. Yesus termenung melihat mereka, lalu anak itu mengundang Yesus masuk ke rumahnya. mereka mengeluarkan kue ulangtahun untuk merayakan hari ulangtahun Yesus. Yesus masih terpesona dengan kebaikan anak itu, bahkan Yesus terpana bahwa di kalender yang mereka miliki mereka menandai tanggal 25 Desember sebagai hari ulang tahun Yesus Kristus. ya, anak itu yang memberikan surat kepada Yesus. Yesus benar-benar datang dan anak itu mengundang Yesus sampai mencari Yesus ketika Dia duduk termenung, mereka merayakan ulangtahun Yesus dalam sukacita.

sempet terkesima dan hampir mau nangis nonton video itu. ya gimana ngga coba ya? 
seketika ngerasa ketampar.
banyak ya, apalagi aktivis atau panitia natal yang sibuk dan repot siapin acara natal yang terbaik dari tahun-tahun sebelumnya. lomba buat konsep acara yang terbaik, namun hanya itu. pesta biasa dan acara! bukan mempersiapkan hati dan mengusung tema natal agar banyak yang mau membuka hati mereka untuk Tuhan Yesus. begitu juga adik-adik sekolah minggu, mereka banyak yang mengidam-idamkan baju natal, salah kaprah dari orang tua dimana anak-anaknya dipaksa untuk menghapal liturgi dan maju ke depan agar dapat difoto. setelahnya ke sekolah minggu aja jarang. huft. lalu mereka menunggu hadiah natal dari sekolah minggu.
begitu juga dengan pemudanya dalam merayakan natal, tekanan antar panitia, bagaimana konsep yang dibuat semegah dan semenarik mungkin semuanya ditolak ukur dengan tahun yang lalu. ya, begitulah. pada hari-h dandan dengan sangat cantik untuk mempertampilkan yang terbaik

hm sekarang tuh makna natal emang udah banyak yang bergeser ya, ngga tau kenapa saat aku lagi sibuk kemarin buat urus adik-adik sekolah minggu bernatal aku  ngebayangin kalo disana ada Tuhan Yesus. Dia lagi sedih karena adik-adik tidak natural ingin bernatal dan bersukacita (ya sebagai pengajar aku patut merasa gagal). bukan hanya itu aja, aku sibuk konsistori-gereja yang hanya memastikan acara natal berjalan dengan sangat baik. tapi, aku tidak memperhatikan Tuhan Yesus yang saat itu ada disana ya, disana dan murung. aku sibuk mendengar ucapan sana sini kritikan sana sini dan tidak membantu adik-adik sekolah minggu membuka hati mereka untuk kedatangan Tuhan Yesus. maaf, ya Tuhan..

mungkin seiring perkembangan kognitif, pemikirian seperti ini akan muncul. tapi bukan hanya itu, dengan siapa bergaul dan siapa teman mu akan menjadikan bagaimana kamu. seperti para behavioristik katakan. ya, ini yang sedang saya alami, beruntung saya memiliki sahabat dan orang-orang sekitar serta kognitif yang normal yang boleh memandang segala segi kehidupan tidak hanya dengan kaca mata saya. saya hanya harus melatih diri saya lebih lebih dan lebih lagi agar lebih peka dan mau sadar akan apa yang harus saya lakukan untuk ke depannya di dalam hidup saya.

mungkin, ini menjadi salah satu resolusi tahun depan saya. bahwa saya harus membuka hati untuk lebih lagi melayani adik-adik skm. memuliakan dan mengucap syukur lewat pelayanan sekolah minggu ku dan bagaimana aku melayani adik-adik, itulah cara ku untuk mengubah karakter-karakter ku. bersikap lemah lembut, tidak mudah tergoda oleh keinginan duniawi, mengutamakan kepentingan banyak orang, dan benar-benar menjadi contoh bagi adik-adik sekolah minggu. Dan yang paling utama aku harus mengesampingkan keinginan daging ku tentang teman sepelayanan ku.

baiklah, selamat natal saudara ku semua..
Damai dan Kasih Natal selalu dalam hati kita

Minggu, 23 Desember 2012

bingung pas insom

aku masih termenung menatap sebuah buku yang ada ditangan ku
"lo baca buku ini, Jul.. mungkin lo bakal ngerti maksudnya dia apa" ujar Carol sambil menyeruput mochacinonya. aku termenung menatapnya, "kapan dia kasih buku ini sama lo?" tanya ku lagi
"kemarin.."
aku menatap buku bersampul biru laut kesukaan ku sambil menghela nafas, aku menyiapkan diri ku untuk membuka buku tersebut. buku ini adalah milik mantan kekasih ku sebelum dia pergi ke luar negeri. ingin melanjutkan kuliah adalah alasan yang dia berikan kepada ku. Harry pergi ke Skotlandia karena ibunya menginginkan dia melanjutkan S2-nya dengan serius dan tidak terbayang dengan semua pekerjaannya disini. sebelum dia pergi, kami terlibat perdebatan seru dan akhirnya berpisah. aku muak dengan semua sikap protektif Harry kepada ku.
"yaa.. gue ngga nyuruh lo buat balikan sama dia sih, Jul. tapi kali aja lo mau baca.." ujar Carol lagi. "um, siapa itu gebetan lo yang baru.."
"..gebetan apa deh, Car.." ujar ku malas. anak ini ada-ada aja pengalihan topiknya.
"yaa itu yang elu gebet, siapa sih namanya? penasaran gue!!"
"ah, diem deh diem.. gue mau baca bukunya Harry dulu.." aku pergi sambil melempar bantal ku pada Carol yang mulai asik dengan laptop ku, aku menuju balkon kamar ku dan membuka tiap halaman. aku merasakan ada cinta di tiap tulisannya, kata orang menulis merupakan salah satu bagian dari katarsis. ya, mengeluarkan apa yang ada dalam alam bawah sadar kita. aku menghela nafas, sesekali tersenyum membaca tulisannya. sampai pada halaman terakhir

24 Agustus 2011
sehari sebelum Skotlandia

malam ini adalah malam terakhir aku ada di Indonesia sebelum meninggalkan rumah, mama, papa, Cheryl, kampus, pekerjaan ku, temana-teman ku, aktivitas ku, dan kamu Juliana Agustha.. Berat loh ternyata, apalagi aku pergi dengan tidak menyandang predikat apa-apa pada mu selain teman. hehe. Jul, aku sadar aku salah. aku terlalu mengekang mu dan seperti tidak memahami setiap pekerjaan, tugas, dan dunia mu disana. aku juga salah karena aku membatasi mu dan tidak ada disaat kamu benar-benar membutuhkan ku.
aku akan pergi melanjutkan masa depan ku, Jul. doakan aku ya, aku pasti akan sukses dan membuat mu bangga bahwa aku pernah jadi bagian dalam hidup mu. aku mengasihi mu, Harry.

aku tersenyum membacanya. handphone ku berbunyi, ah ada bbm dari Matthew. aku semangat membukanya

aku tunggu di bawah ya :)

ah, aku lupa bahwa aku ada janji dengannya untuk menemani dia mencari baju. aku melap air mata yang sempat mengalir.
"Car, aku mau pergi dulu ya.. Matthew jemput" ujar ku mengambil tas
"ah, iyaaa Matthew ya namanya.. emang dia lagi jam pesiar ya?" tanya Carol lagi
"um iya.. gue jalan ya, dia udah nunggu"
"oke, hati-hati yaa"
aku turun dan mendapati Matthew yang menunggu ku.
"hey, udah lama?" sapa ku, basa-basi
"ah, belum.. selow, mau jalan sekarang?" tanyanya lagi
"oh oke boleh.."
aku berangkat menuju pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan. Matthew hari ini sangat wangi, em tumben banget anak ini biasanya juga biasa aja. hehe aku sempat terkikik melihat betapa fresh-nya dia hari ini. keliatan banget ya jam pesiarnya.
"mau beli baju yang kaya apa toh, Matt?" tanya ku lagi
"um aku berubah pikiran, males cari baju buat aku.. buat kamu aja ya"
"hah? aku? aku ngga pengen beli baju loh"
"iya kan aku yang cariin.. semoga suka ya nanti, aku udah liat sih ada satu baju yang aku sukaa banget warna sama modelnya dan bayangin kamu aja yang pake. pasti cantik aja sih"
"ih, lagi ngegombal ya ini?"
"ngga kok.. hahaha"
aku tertawa, eh cariin baju buat aku. tumben banget. ada apa nih? Matthew memang sedang dekat dengan ku, aku belum tertarik untuk menjalin atau berkomitmen dengan siapapun. namun Matthew memang cukup mengisi kekosongan ku. aku memang senang padanya, namun aku tidak ingin lebih dulu untuk sekarang ini. aku masih trauma untuk berpacaran.
"em, ini bajunya. cobain deh, Jul. pasti cantik" ujar Harry
aku masih bingung, Harry tampak sangat semangat menyuruhku mencoba salah satu baju ini. aku suka dengan warnanya memang. aku masuk ke ruang ganti, dan mencoba. pas banget sama badan ku. aku keluar
"how?" tanya ku
Matthew memandangi ku, "tuhkan! pas!! mba, bungkus yang ini ya.." ujar Matthew lagi kepada pelayan toko
"tumben banget sih, Matt. what's going on?"
"emang salah? ngga apa kan? hehe" Matthew tertawa renyah. "langsung dipake aja ya"
"hah?"
"ayolaaah.."

sebelum natal

halo, selamat dini hari

saat aku tulis ini, aku sedang memikirkan tentang malam natal. ya, hari ini adalah malam natal. setelah sebelumnya aku berada di dalam perjalanan panjang menuju Padang dengan kedua orangtua dan dua orang adikku, akhirnya aku tiba di Padang. 

hari itu adalah hari minggu, aku dan keluarga ku belum beribadah dan kebetulan ada natal PGI hari ini. baiklah, kami beribadah saat natal PGI. ketika pendeta sedang menyampaikan khotbah natalnya, dia menyampaikan sebuah kalimat..
biarpun kamu diremehkan, dibenci, dihina, bahkan dipersulit oleh oranglain, percayalah bahwa Dia datang ke dalam dunia karena Dia mengasihi mu. jadi, kasih apa yang lebih besar dibanding kasih-Nya
yap, sempet bengong sih setelah denger kalimat itu. kenapa? ini udah mau akhir tahun dan inget-inget lagi masalah yang boleh aku alami sepanjang tahun 2012 dan yang paling nyakitin ya memang dua masalah belakangan akhir tahun ini. masalah pertemanan dan orangtua. ya, puji Tuhan kalau orangtua ku sudah membaik keadaannya. terimakasih untuk kamu yang sudah membantu dalam doa

untuk masalah pertemanan? aku sudah tidak tahu harus bagaimana menghadapi mereka? ya, mungkin itu adalah karakter mereka. mungkin mereka merasa biasa saja dan tidak ada apa-apa. apa yang tidak ada apa-apa? saling diam? dengan wajah sinis dan selalu menghindar? itu tidak ada apa-apa?
aku sudah meminta maaf dan berbicara secara langsung, tapi semuanya sama saja. jujur saja, aku merasa sangat tidak nyaman dengan keadaan ini. rasanya, aku ingin mengalah dan pergi. sontak aku teringat akan kata-kata papa ku "kalau kamu pindah cuma karena teman, papa ngga setuju deh" saat itu aku berpikir, ya ngekost kalo bukan temen dan akses yang mudah apa lagi? ternyata ini jawaban papa ku, ya.. ada sedikit perasaan menyesal ketika aku mau pindah ke kosan ku yang sekarang karena teman-teman terutama yang sesuku. awalnya sangat baik, tapi terakhirnya. ya itulah sulit dan ketidak profesional-an ku. aku tidak bisa mengatakan mereka salah karena ingin menghargai mereka dan ya, yasudahlah. mungkin tidak ada yang perlu disalahkan lagi.

pengorbanan itu memang sulit ya, iya. sulit sekali mengorbankan perasaan. merendahkan diri walaupun rasanya sakit ketika harus merendahkan diri untuk hubungan yang lebih baik. kami memang sepelayanan, oh ya ada sedikit rasa menyesal ku. maafkan aku apabila aku menyesal, karena aku sempat mengajak mu untuk bergabung dalam pelayanan ini. karena sekarang aku terjebak dalam kondisi ini dan aku tidak dapat mundur atau mengorbankan adik-adik ku karena ini. tapi maaf, jujur saja aku harus memendam benci ku karena sejujurnya aku tidak tahu lagi dimana letak kesalahan ku. wajah mu tidak dapat kau tutupi ketika menatap ku dengan benci, ya tidak hanya aku yang merasakan bahkan teman-teman yang lain.
jujur, ini menjadi tidak murni pelayanan untuk Tuhan karena aku menyisipkannya dengan kekesalan dan ketidak sukaan ku pada kalian. aku merasa lelah dan ingin mundur dalam pelayanan ini, tapi tidak mungkin. aku lebih mengasihi adik-adik ku. 
huah, sebelum ajaran baru nanti aku mau mengatakan apa yang aku rasakan kepada kalian. aku harus mencoba menyembuhkan luka ku sendiri dan mencoba untuk bertahan mengalahkan ego ku. ya, aku belajar totalitas menjadi seorang hamba untuk adik-adik ku.

untuk masalah percintaan ku, aku sudah cukup muak sebenarnya menjelaskan ini. ini jelas di postingan ku sebelumnya. aku memang sedang menyukai salah satu dari anggota guru sekolah minggu ku, namun ya.. aku sadar ini hanyalah pelampiasan. aku pun tidak ingin hanya sesaat seperti yang sudah-sudah, mungkin aku akan memulai untuk mendoakan. untuk yang sebelumnya? maaf jika aku menyakiti kalian, namun tidak rasanya untuk kembali kepada yang dahulu. sudah cukup dan terimakasih untuk pembelajaran yang kalian berikan kepada ku.

hari ini, 24 Desember 2012
aku menuliskan sebagian perasaan yang aku rasakan. banyak resolusi tahun 2012 yang tidak berhasil. 2013, be nice dan jadilah lebih baik. aku ingin introspeksi diri ku, sebelum guratan resolusi 2013 kembali ku buat.
ya, selamat malam natal saudara ku

Rabu, 19 Desember 2012

dear you..

halo, selamat pagi.
aku ingin menyapa mu lewat blog ini setelah aku merasa yakin untuk menyapa mu. mengapa begitu? karena aku harus mengumpulkan keberanian dan mental ku untuk melawan rasa sakit di dada ku ketika menyebut nama mu.

um maaf, aku masih tidak ingin memanggil mu dengan ucapan 'sayang, nyebelin, atau apapun' bagaimana dengan abang saja. ya, panggilan ku untuk mu dari kecil.

ngga terasa ya, udah mau akhir tahun dan ngga terasa juga di akhir tahun ini kita putus. sedih? iya sedih. tapi aku memilih mengikuti hati kecil ku, bang. aku tidak tahu bagaimana menjelaskan kepada mu alasan ku yang kuat soal keputusan ku ini. tapi, aku ingin bahagia. ya, seperti yang ku jelaskan di awal aku melawan rasa sakit yang ku rasakan saat membayangkan dan menyebut nama mu. tidak, tidak sehina apa yang kau pikirkan tentang hina. hanya saja, luka yang kau buat mungkin cukup dalam ku rasakan.

aku memang suka memendam, aku akan menjelaskan sekali lagi. ketika malam kau marah kepada ku, kau mematikan telepon mu. mungkin saat itu kau mengumpulkan mental mu, tapi kau tau apa yang terjadi pada ku disini? aku panik, tidak tahu harus berbuat apa, dan menangis. aku mencoba menahan tangis ku, tapi akhirnya pecah dan aku pun tertidur karena aku merasa lelah hari ini. setelah itu, aku terbangun karena pikiran ku terisi oleh mu dan kepanikan tentang mu, aku pun terbangun dan menelepon mu. yes, nyambung. tapi kamu masih tidak ingin mengangkat telepon mu. sedih bukan main dan ingin menangis, lalu beberapa saat kemudian, hp ku bergetar dan ada sms yang hanya berisi kalimat 'ada apa nelepon?' lemas rasanya. iya, setelah aku panik, kepala ku pusing karena menangis dan aku berusaha untuk mencoba menelepon dan ingin mengetahui keadaan mu. kamu hanya berkata seperti itu. aku kembali menelepon. ya, tentu dengan jawaban yang jutek dari mu. aku kembali menahan air mata ku. kamu bertanya sudah berapa kali aku membahas soal dia dengan kristin teman ku. aku mencoba meyakinkan mu, bahwa itu yang pertama kalinya. tapi kamu berkata bahwa aku berbohong dan kamu sudah tidak mempercayai aku lagi. aku hanya terdiam. siapakah yang salah? aku merasa itu adalah kali pertama aku membicarakan dia. aku emosi, disaat laporan ku yang banyak, lelah fisik yang ku alami dia tidak menghargai kejujuran ku saat itu. aku meminta untuk putus. saat itu  aku memang menangis, ya bayangkan saja aku menangis sampai jam 3 pagi. kepala ku sangat sakit dan disitu adalah awal dada ku terasa sedikit sakit. aku mencoba ikhlas dan meyakinkan diri ku bahwa aku memang harus berpisah dengannya. dia pasti dapat yang terbaik dibanding aku. aku meyakinkan diri ku terus menerus sampai akhirnya aku bisa mengerjakan tugas ku. keesokan harinya, aku bangun dan ada sms dari mu. kata-katanya cukup menyakitkan 

gue udah ngga percaya lagi sama lo. lo yang buat gue ngga akan pernah percaya sama makhluk yang namanya perempuan. gue butuh buku itu, kembaliin sekarang juga. gue ngga rela buku itu ada sama orang kaya lo.

aku hanya menghela nafas, mungkin aku terlalu lelah untuk kembali menangis. aku mandi dan aku hanya berkata, ya aku akan kembalikan buku itu. saat itu, aku sangat yakin untuk berpisah dengan mu. bukan karena aku lemah. tapi aku tidak mampu untuk mendengar kata-kata tu keluar dari mulut mu. ada sedikit rasa benci kepada mu. aku mencoba menahan dan kembali memendam. aku mencoba fokus dikampus, teman ku banyak yang menanyakan keadaan ku. bahkan salah satu teman ku richard sangat marah kepada mu karena kondisi ku yang tidak baik-baik saja setelah menangis semalam. 
tapi kamu kembali dengan sms yang manis kepada ku. sempat ada rasa benci yang bertambah, apa sih maunya? hobinya mainin perasaan orang aja. tapi entah kenapa aku tetap pada pendirian ku. kau telah menghancurkan kesehatan ku dan aku tidak mau berlama-lama dengan mu. memang tujuan pacaran pembentukan karakter dan mengetahui karakter pasangan. tapi tidak untuk 'membiasakan' diri sakit kan?

aku tetap pada pendirian ku sampai saat ini, terlebih ketika kamu menjelaskan bahwa bukan kamu yang mengirim pesan yang menyakitkan itu. tapi sahabat mu yang berlatar belakang hidup di jalanan. dada ku semakin sesak mendengarnya. itu adalah privacy kami berdua tapi kenapa ada orang lain yang ikut campur. aku masih tidak terima dan maaf aku belum bisa memaafkan sahabat mu. entah sampai kapan, entah kamu mengasihani ku karena sikap ku. tapi aku mencoba mengerti lewat latar belakang sahabat mu.

ya, aku sadar mungkin aku yang tidak dapat mengimbangi mu dengan semua kebiasaan mu dengan semua kata-kata mu. awal doa ku ketika berpacaran dengan mu adalah, aku ingin dikenalkan kepada Tuhan lebih dalam lagi. terimakasih telah memperkenalkan ku dan apa yang kamu berikan sangat membantu ku dalam pelayanan sekolah minggu ku. aku akan coba hilangkan sakit hati ku kepada mu, namun dengan cara aku menjauhi dan tidak berhubungan dengan mu dahulu. karena itu hanya akan mengorek luka lama ku.

aku mendoakan yang terbaik untuk mu, ya. semoga kamu bisa mendapat pengganti ku dan itu jauh lebih mengerti dan bisa menyeimbangi diri mu. aku pun begitu, aku belajar untuk lebih mengenal calon pasangan 'pacar' ku dahulu sebelum aku berkomitmen. bukan ketika aku berpacaran. karena ketika aku berpacaran dan aku baru mengenal pasangan ku itu hanya akan merusak komitmen ku nantinya. ya, aku akan mengenalnya terlebih dahulu.

menang benar ya bang, aku pernah bercerita kepada mu. bahwa dalam psikologi perkembangan remaja, haruslah di mulai dengan kencan baru berpacaran. aku menangkap makna kencan terlalu dangkal, aku baru mengerti sekarang. kencan yang dimaksud adalah mengenal lebih dalam karakter masing-masing pasangan kita. 

baiklah, dada ku mulai terasa sakit lagi. aku sudahi. terimakasih untuk kasih sayang mu kepada ku.



aku yang mengasihi dan mencoba menghilangkan sakit hati ku. 
 

Senin, 10 Desember 2012

haloooooooow
apa kabar? baik-baik ya | enak ya kabarnya baik.. | loh emangnya lidya ngga baik? | hmm..

haha dialog di atas bener-bener gambarin betapa depresinya gue kalo diomongin sendiri. iya, keadaan gue sedang tidak baik. yah panjanglah ceritanya dan intinya gue sudah berpisah dengan cowo gue :'( :'( :'(

naaah gue nangis sampe jam 3 pagi. Dan setelah nangis, gue lanjut ngerjain tugas *galau profesional* dengan mata yang panas plus kriep-kriep gue ngerjain tugas kepemimpinan. seneng sih, positifnya gue konsen abis. selesailah tugas gue itu dan mata gue udah kelewat panas plus kepala gue pusing banget. yaudahlah coba bobo, gue setenang ini karena gue kuliah jam 10 hari seninnya.

kukuruyuuuuuuk!!
syudah pagi dan ya, jam 9 buat gue itu masih pagi untuk bangun. hehe. gue bangun, udah banyak sms, bbm, dan missed call. ya ngga usah di sebutlah siapa aja ya. salah satu nya dari bang boy, dia sms gue juga. tapi aneh ya, gue baca sms itu ngga nangis lagi. mungkin karena sudah terlalu lelah menangis. gue sempet smsan sama dia dan agak debat di sms itu. sebenernya, gue udah cape banget menjelaskan sesuatu sama dia. gue udah cape dan ambil sikap pasrah aja. bahkan kalopun dia benci gue, gue cuma bisa bilang terima aja. ya mau gimana lagi, itu persepsinya dia. ada sih sms dia yang buat gue ngerasa kehina banget jadi cewe, hm yaudalah nanti gue nangis lagi. cape!

gue bangun dan sebelumnya whatsapp ito sayang dulu si @kseskoadi buat bareng kuliah. dan sip, dia ngga mungkin nolak ito cantik :) hehe setelah itu mandi, dan siap-siap. sesko pun jemput gue, gue keluar daaaan..
"halo to" sapa gue dengan senyum. sesko ngeliatin gue dulu
"kau kenapa to?"
"gak apa-apa kok.."
"bohong kau ya?? kenapa?"
"yaa, gue habis putus to.. bla--"

emang susah punya muka ekspresif. sampenya gue dikampus, richard juga ketemu gue dan dia langsung tanya-tanya sama gue "kau kenapa to? sakit?" trus sesko bilang pula kalo gue putus kan "udah dibilangin kan....." kata richard ngamuk-ngamuk. gue cuma bisa ketawa kecil. sepanjang kuliah, gue berusaha banget buat fokus dan konsen. sesekali pikiran gue mengawang tapi berusaha lagi buat fokus. hufffft gini toh rasanya. selesai kuliah, ada janjian ketemu sama asisten dan kuliah lagi dan kuliah lagi. sebelumnya, gue sempet minta fotoin sama richard, udah nyengir nih gue. eh dia bilang 'mau kek mana pun kau buat senyum mu to, tetep aja aura mu tuh ngga lagi dalam keadaan baik'. emang susah gaul sama anak psikologi

nah kebetulan gue dan twin ku, si monicapps sedang merasakan hal yang sama. ya, kami sama-sama jomblo. hehe. dia juga bilang kalo hari ini aku sedang dalam keadaan yang sangat tidak baik. haah yasudahlah, siapa juga yang keadaannya baik setelah nangis sampai jam 3 pagi. gue dan monic pulang bareng, sebelumnya kami ke annida buat beli kertas print, folio, dll pas keluar annida. byuuuur!! hujan. yaaah nunggu reda. udah agak redaan, kami cari makan. Dan kami menjatuhkan pilihan pada rumah makan lesehan OISHI, sambil nunggu hujan. habis makan, udah kenyang, udah sambil cerita, eh ngga reda-reda ini ujan. yaaaah kami tetep nunggulah kan.

jam semakin nunjukkin pukul 9, ujan ini pun ngga reda-reda. huwaaaaa. yaudahlah kita jalan aja terjang ujan. huhu sepanjang jalan kita becanda-canda, ngetawain nasib jomblo. udah ujan, malem, ngga ada angkot, jalan kaki lagi ke kosan. --_____-- it was a great night i think

Tanya Hati - Pasto

Tuhan tolonglah hapus dia dalam hati ku
Kini semua percuma tak kan mungkin terjadi
Kisah cinta yang selalu aku banggakan

Kau ubah semua rasa yang tercipta untuk mu
Tanpa pernah melihat betapa aku mencoba
Jadi yang terbaik untuk diri mu

Oh mengapa tak bisa dirimu
Yang mencintai ku tulus dan apa adanya
Aku memang bukan manusia sempurna
Tapi ku layak di cinta karna ketulusan
Kini biarlah waktu yang jawab semua
Tanya hati ku


*iya iya gue tau ini lagu galaunya kelewatan tapi entah ya, tiap denger lagu ini itu gue suka dan bisa bengong. hufft udah deh Lid. coba move on dan tetep semangat. kalau memang pada akhirnya kaya lo mau, ya liat nanti. tapi saat ini gue bener-bener pengen sendiri deh. lelah sama yang namanya pacaran. mau nikmatin kesendirian gue :')

Sabtu, 01 Desember 2012

Adik-adik panti asuhan Bahtera Kasih

halooooo semuanya :D :D

is everything oke? 
pastinya harus oke dong ya, soalnya kan aku mau cerita sama kalian. mihihi

ummmm.. hari ini, yak bener banget tepat tanggal 1 Desember 2012. Hari Sabtu, yang dimana pembukaan natal *duileeeh* ahahaha aku dipercaya. emm sek ganti jadi gue deh, hahaha.
iya gue dipercaya jadi MC di acara perayaan natal adik-adik panti asuhan Bahtera Kasih. mereka ibadah di gereja JKI, um gerejanya cuilik kali. hehe. ya memang sih, disana itu ingetin gue banget sama perkampungan kumuh di daerah cempaka mas, tapi ini lebih teratur lagi.

jadi gue siap-siap lah kan ya, sudah mandi, sudah cantik, sudah siap deh pokoknya. tinggal tunggu bang dion jemput. oke! bang dion jemput, siap dan cussss!! wusssssh, bang dion bawa motor juga ngga kira-kira loh dia. ajegileee kan ye, tapi bawa motornya dia ingetin gue sama bang boy :( huhuh miss him so much jadinya. persis banget! yaudah kan, dengan berbekal keberanian dan ketabahan selama di jalan. gue jalanin aja kerasnya lalu lintas di semarang ini *tsaaah* hahaha

sampe lah gue di gerejanya, temen-temen panitia masih prepare. gue juga prepare. adik-adik masih pake baju. hehe. begitu latihan sedikit-sedikit, adik-adiknya datang. yaaa wajah mereka itu polos banget loh. um gue belum kasih tau ya latar belakang mereka itu gimana. jadi, mereka itu adalah anak-anak yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya. mereka mungkin ada yang ngga kenal ayah dan ibunya, karena sejak kecil sekali mereka sudah dirawat oleh mama ipung. ya, dengan segala keterbatasan 40 anak dirawat oleh 1 orang ibu. rumah tempat mereka tidur pun, tidak seperti panti asuhan yang terawat pada umumnya. panti tempat mereka tinggal sangatlah kecil. hm miris deh kalo ngeliat. kalian tau? mereka itu anak-anak yang excited banget kalo deket sama orang dewasa, mereka langsung di naik ke gendongan kita.

um, rata-rata dari mereka adalah anak-anak yang pada masa kecilnya memang sangat butuh kasih sayang orangtuanya. salah satu contoh ya, ada anak cowo yang maunya digendong. jadi, dia akan mau digendong siapa aja. kalo kita ngga bilang 'anak jagoan, kaka ke depan dulu ya.. liat deh temen-temennya aja ngga digendong' dia mau. tapi kalo kita lepas dan bilangnya 'nanti dulu ya dek' dia akan nangis. ya wajar, emang tahap perkembangan mereka butuh sosok orangtua, mereka itu haus akan figur orang yang dituakan dan kasih sayang. walaupun ada kata-kata mama ipung yang menggetarkan hati, dia bilang 'kita ngga anak yatim/piatu/ atau yatim piatu yaa. kita punya Bapa, Bapa yang kekal' dan adik-adik mengikuti kata-kata mama ipung.

perilaku mereka sama seperti anak-anak sebagaimana tahap perkembangannya, namun yaitu mereka kekurangan figur ayah dan ibu. ya bisa ditebak kalau mereka tidak memiliki sopan santun seperti anak normal yang punya ayah ibu. karena memang pada masa perkembangan mereka, mereka butuh ibu atau ayah untuk membentuk norma sopan santun mereka. mereka cenderung agresif dan apatis. hm sedih, tapi mereka adalah guru kehidupan ku.

dengan keterbatasan, ruangan yang sempit, panas. gue nyanyi bareng mereka, wuiiiih baru kali ini yang nama ngerasain cape se cape-capenya. biasanya, di kelas A 7-8 pujian gue kuat. ini 3 pujian aja gue ngeblank coba. beeeeeh panas, tapi itu semua kebayar sama antusias suara mereka. luar biasa deh pokoknya. mereka semua lompat, nari, ketawa, nyanyi yang keras. semua hebat! hehe 

tapi gue ngga bisa bareng mereka sampe selesai, karena harus latih natal adik-adik di Kertanegara.

oke deh, adik-adik ku dari Bahtera Kasih. terimakasih ya Dek, udah ajarin aku buat tetep bersyukur bagaimana pun masalah yang aku hadapi di dalam hidup. tugas banyak, masalah papa sama mama, adik-adik ku, bahkan pertemanan sekalipun. masalah ku ngga ada apa-apanya dibanding luka psikologis yang kalian alami. semoga pujian tadi bisa menyenangkan hati kalian, semoga apa yang kita nyanyiin bareng bisa membekas dan bisa pengobat luka kalian.

selamat natal adik-adik ku tersayang, I'm gonna miss you, all :D :D :D